Lika Liku Kobbie Mainoo: Tersingkir di Era Ruben Amorim, Kini Jadi Nyawa Baru MU di Tangan Carrick

Kehidupan Kobbie Mainoo di Manchester United berubah sejak kedatangan Michael Carrick.

Bola.com, Jakarta - Masa depan Kobbie Mainoo di Manchester United (MU) sempat terusik. Dia disisihkan oleh Ruben Amorim, yang kini sudah terdepak duluan dari Old Trafford.   

Amorim merasa Kobbie Mainoo tidak bisa bermain berdampingan dengan Casemiro. Sang gelandang muda dianggap kurang memiliki tenaga, kekuatan fisik, maupun pengalaman.

Namun, lulusan akademi Manchester United tersebut menepis 14 bulan kelamnya di bawah Amorim dengan satu lagi penampilan kelas atas dalam kemenangan dramatis Manchester United 3-2 atas Fulham, Minggu (1/2/2026). 

Kehidupan Mainoo berubah sejak kedatangan Michael Carrick. Sang manajer interim meraih tiga kemenangan beruntun dalam tiga laga awalnya, sebuah pencapaian yang membutuhkan waktu setahun bagi Amorim.

Carrick membawa Setan Merah menang atas Manchester City, Arsenal, dan kini Fulham, dengan poros lini tengah solid berisi Mainoo dan Casemiro. Kombinasi tersebut sebelumnya enggan dimainkan Amorim.

Mainoo mencatatkan starter keempat beruntun di semua kompetisi setelah Carrick, bersama caretaker Darren Fletcher, meninggalkan formasi 3-4-2-1 peninggalan Amorim.

Jika di era Amorim MU kerap kesulitan dengan dua gelandang tengah, dan kemungkinan akan kembali kesulitan jika sistem yang sama digunakan melawan Fulham, Mainoo dan Casemiro justru tampil kolosal dalam formasi 4-2-3-1.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Pujian Tinggi Carrick untuk Mainoo

Carrick pun memuji Mainoo. Dia menyebut sang pemain muda sebagai pemain yang sangat menyenangkan untuk ditonton setelah kemenangan dramatis Setan Merah di menit-menit akhir atas The Cottagers, julukan Fulham. 

Tim asuhan Marco Silva kerap mengancam melalui tengah di Old Trafford, dan Casemiro serta Mainoo benar-benar mendapat ujian.

“Kobbie tampil sangat, sangat bagus hari ini dalam banyak hal, sekali lagi. Anda bisa melihat cara Fulham bermain dan menumpuk pemain di tengah dengan pergerakan mereka, sehingga ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan Kobbie dan Cassie, terutama di area sentral," kata Carrick, seperti dilansir The Sun, Senin (2/2/2026). 

“Itu saat tanpa bola, dan menurut saya dia luar biasa. Lalu saat menguasai bola, saya sudah membicarakan ini sebelumnya, tentang kemampuannya untuk tetap tenang, dia tidak benar-benar terpengaruh. Dia hanya menunjukkan permainannya sendiri. Dia paham apa yang dibutuhkan dan memilih momen-momen berkualitas."

“Dalam banyak hal, itulah yang kami harapkan darinya dan yang saya harapkan, tetapi kita sering lupa betapa mudanya dia. Dia masih bisa berkembang, tetapi melihatnya hari ini bermain dengan kepercayaan diri dan keyakinan seperti itu, jujur saja, itu benar-benar menyenangkan untuk ditonton bagi pemain muda mana pun," imbuh manajer berusia 46 tahun tersebut. 

 

Sumber Keraguan Amorim

Amorim sebenarnya tidak bersikap kejam dan keraguannya cukup beralasan. Mainoo baru berusia 19 tahun saat Amorim datang, sementara Casemiro kerap terlihat kelelahan di lini tengah.

Mantan pelatih Sporting itu memandang Mainoo tak lebih dari pelapis kapten Bruno Fernandes, yang kini kembali menegaskan diri sebagai salah satu gelandang nomor 10 terbaik di liga.

Kembalinya Fernandes ke posisi lebih depan memberi ruang bagi Mainoo untuk masuk. Sang pemain muda berambisi melakukan usaha terakhir demi menembus skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026.

Setelah mengumumkan kepergiannya di akhir musim, Casemiro menikmati tur perpisahan di United, menyundul umpan Fernandes untuk gol kelimanya musim ini dan menyodorkan assist bagi Matheus Cunha. Mempertahankan Mainoo harus menjadi prioritas, bersamaan dengan mencari partner gelandang baru.

“Itulah yang kami harapkan darinya dan yang saya harapkan, tetapi kita lupa betapa mudanya dia,” ujar Carrick tentang Mainoo.

 

Mainoo yang Berbeda

Namun, Manchester United sedikit goyah ketika Casemiro digantikan Manuel Ugarte pada menit ke-75.  Gelandang Brasil itu sudah mengantongi kartu. Gol Casemiro dan Cunha, yang juga ditarik keluar, sempat disamakan oleh penalti apik Raul Jimenez dan tendangan keras dari pemain pengganti Kevin.

Dua menit berselang, Fernandes menurunkan bahu, berduel dengan Calvin Bassey, lalu mengirimkan umpan sempurna ke Benjamin Sesko untuk gol 3-2 yang memicu kegilaan di Stretford End pada masa injury time.

Bassey sebelumnya sempat mengatakan betapa mudahnya Fulham mengeksploitasi sistem Amorim pada pertemuan pertama yang berakhir 1-1 pada Agustus.

Mainoo hanya menjadi pemain cadangan tak terpakai di Craven Cottage dan baru sekali menjadi starter di bawah Amorim musim ini, yakni saat kekalahan mengejutkan di ajang piala melawan Grimsby tiga hari kemudian.

Sementara kali ini melawan Fulham di Old Trafford, Mainoo berselebrasi sebelum memeluk Sesko, Luke Shaw, Amad, dan Noussair Mazraoui, dan langsung menghampiri Fernandes. 

Sumber: The Sun  

Video Populer

Foto Populer