Arsenal Tertahan di Kandang Wolverhampton, Begini Prediksi Juara Premier League Musim Ini Versi Superkomputer

Lantas, bagaimana prediksi akhir klasemen Premier League menurut superkomputer Opta setelah Arsenal ditahan Wolverhampton Wanderers?

Bola.com, Jakarta - Arsenal harus puas bermain imbang kontra Wolverhampton Wanderers pada laga pekan ke-31 Premier League musim ini. Lantas, bagaimana prediksi superkomputer terkait persaingan menuju tangga juara Premier League 2025/2026.

Duel Arsenal melawan Wolverhampton harus dimajukan dari jadwal sebelumnya. Hal tersebut dilakukan karena pasukan Mikel Arteta tersebut akan tampil di final Carabao Cup pada 22 Maret 2026 mendatang.

Bertanding di kandang The Wolves, Molineux Stadium, Kamis (19/02/2026) dini hari WIB, Tim Meriam London bermain menekan sejak menit awal. Pasukan Mikel Arteta itu pun berhasil unggul dua gol lebih dulu lewat aksi Bukayo Saka pada menit ke-5 dan Piero Hincapie menit ke-56.

Namun pada menit ke-61, The Wolves memperkecil ketertinggalan berkat gol Hugo Bueno. Ketika duel tampak akan berakhir dengan kemenangan untuk Arsenal, Wolverhampton Wanderers justru mampu menyamakan kedudukan pada injury time, tepatnya menit ke-90+4.

Bola hasil tendangan keras kaki kanan Tom Edozie membentur kaki Riccardo Calafiori dan masuk ke gawang. Sampai laga berakhir, skor imbang 2-2 menghiasi duel Wolverhampton versus Arsenal.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Selisih Angka Berpotensi Menyusut

Hasil sama kuat tersebut membuat Arsenal gagal menjauh dari kejaran Manchester City. The Gunners masih berada di posisi teratas klasemen sementara Premier League dengan 58 poin.

Mereka kini hanya unggul angka lima atas Man City di posisi kedua. Adapun Wolverhampton Wanderers masih di dasar klasemen dengan 10 poin.

Dengan Manchester City yang masih menyimpan satu laga tunda kontra Crystal Palace, jarak berpotensi menyusut menjadi hanya dua poin, jika pasukan Pep Guardiola itu mampu memaksimalkannya.

Aroma persaingan panas menuju garis finis pun semakin terasa. Lantas, bagaimana prediksi akhir klasemen menurut superkomputer Opta?

 

Arsenal Masih Difavoritkan Juara

Meski tergelincir, Arsenal tetap menjadi favorit juara versi superkomputer Opta. The Gunners diproyeksikan finis di puncak klasemen dengan sekitar 80 poin. Angka itu akan menjadi raihan terendah keempat dalam sejarah Premier League bagi tim juara.

Namun, peluang juara mereka memang menurun. Dari sebelumnya 85,81 persen, kini menjadi 80,92 persen. Penurunan itu mungkin belum signifikan, tetapi cukup untuk membuat Manchester City tetap menjaga asa.

City diprediksi finis enam poin di bawah Arsenal. Meski begitu, dengan satu laga di tangan, persaingan masih sangat terbuka.

Sementara itu, Aston Villa dinilai sudah tersingkir dari persaingan gelar. Kendati demikian, posisi ketiga akan menjadi pencapaian terbaik mereka di era Premier League sejak musim 1992/1993.

 

Perebutan Tiket Liga Champions Memanas

Kabar baik bagi klub-klub Inggris, berkat performa apik di kompetisi Eropa musim ini, Premier League berpotensi mendapatkan satu slot tambahan ke Liga Champions. Artinya, lima besar klasemen kemungkinan akan lolos ke kompetisi elite Eropa tersebut.

Persaingan memperebutkan posisi keempat dan kelima diprediksi berlangsung sengit. Liverpool, Chelsea, dan Manchester United disebut akan finis dengan raihan sekitar 62 poin, dipisahkan margin yang sangat tipis.

Liverpool sedikit lebih diunggulkan, meski hanya selisih 0,23 poin atas pesaing terdekatnya. Finis keempat jelas tak seindah gelar juara pada musim debut Arne Slot, tetapi tiket Liga Champions tetap menjadi penyelamat musim mereka.

Chelsea bangkit di bawah arahan Liam Rosenior dan terus menempel ketat. Namun, inkonsistensi seperti saat menghadapi Leeds bisa membuka peluang bagi Manchester United.

Tim Setan Merah yang mulai menemukan ritme bersama Michael Carrick diprediksi finis keenam dan harus puas berlaga di Liga Europa.

Sumber: Sports Illustrated

Simak Persaingan Musim Ini:

Video Populer

Foto Populer