Chris Waddle Minta Manchester United Sabar dengan Carrick, Contohkan Ferguson dan Mourinho

Chris Waddle meminta Manchester United tak buru-buru soal masa depan Michael Carrick. Awal musim hanya empat poin dari empat laga, tapi Waddle minta waktu.

Bola.com, Jakarta - Legenda Tottenham Hotspur, Chris Waddle, meminta Manchester United tidak gegabah mengambil keputusan terkait masa depan Michael Carrick. Ia menilai manajemen Setan Merah perlu memberi waktu kepada sang pelatih untuk membangun kembali tim.

Tekanan terhadap Carrick meningkat usai Manchester United hanya meraih empat poin dari empat pertandingan liga pada awal musim. Situasi ini memicu spekulasi pergantian pelatih di Old Trafford.

Waddle menegaskan langkah cepat memecat pelatih hanya karena serangkaian hasil buruk bukan solusi. "Carrick melakukan pekerjaan dengan baik musim lalu. Dia memang mendapatkan beberapa hasil yang sulit pada awal musim ini, tetapi itu tidak berarti dia pelatih yang buruk," ujar Waddle seperti dikutip Tribal Football.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Jangan Mudah Panik

Menurut Waddle, Manchester United semestinya memberi kesempatan kepada Carrick untuk memperbaiki performa tim. Ia menekankan perjalanan sebuah tim tak bisa diukur dari beberapa pertandingan perdana.

"Anda baru memainkan beberapa pertandingan. Anda tidak akan memenangkan setiap pertandingan," kata Waddle. Ia menilai fase awal kerap diwarnai dinamika, sehingga keputusan besar sebaiknya diambil dengan tenang.

Waddle juga menyoroti besarnya sorotan yang selalu menyertai jabatan pelatih Manchester United. Pemberitaan mengenai ancaman pemecatan, menurutnya, dapat memperkeruh suasana di klub dan berdampak pada ruang ganti.

Melihat dukungan manajemen dan para pemain terhadap Carrick, Waddle memandang sinyal itu positif. Karena itu, ia meminta klub tetap memegang kepercayaan kepada pelatih berusia 43 tahun tersebut.

Belajar dari Ferguson dan Mourinho

Waddle membandingkan situasi Carrick dengan sejumlah pelatih top yang pernah melewati periode sulit. Ia menyebut konsistensi dukungan klub sebagai faktor krusial untuk keluar dari tekanan.

Contoh paling nyata adalah Sir Alex Ferguson di Manchester United. Ferguson pernah berada dalam tekanan saat hasil tim tak sesuai harapan, namun klub tetap memberinya waktu hingga akhirnya membangun salah satu era tersukses dalam sejarah United.

Waddle juga menyinggung Jose Mourinho ketika menangani Chelsea sebagai ilustrasi bahwa pelatih membutuhkan waktu dan dukungan penuh agar rencananya bisa berbuah.

"Jika Anda melihat pelatih Anda dan mengatakan, 'Dia berada di arah yang benar, dia melakukan pekerjaannya dengan baik, kami semakin baik,' maka Anda harus tetap bersamanya," ujar Waddle.

Carrick Masih Mendapat Dukungan

Pada musim lalu, Carrick membawa Manchester United berada di posisi yang membuat mereka bersaing untuk tiket Liga Champions. Catatan itu menjadi salah satu dasar Waddle meminta klub tidak mengambil keputusan terburu-buru.

Di tengah kritik, laporan terbaru menyebut Carrick masih mendapat dukungan dari ruang ganti. Manchester United juga disebut belum menghubungi pelatih lain untuk menggantikannya.

Carrick kini menghadapi tantangan membalikkan situasi setelah jeda internasional. Salah satu laga yang disorot adalah pertemuan dengan Tottenham Hotspur.

Bagi Carrick, periode ini menjadi kesempatan penting untuk membuktikan bahwa kepercayaan yang diberikan Manchester United kepadanya masih memiliki landasan kuat.

Video Populer

Foto Populer