Pekan Istimewa Mikel Arteta Ditutup dengan Comeback Arsenal atas Leeds

Mikel Arteta memuji kebangkitan Arsenal saat menang 2-1 atas Leeds United. Bruno Guimaraes menjadi penentu kemenangan di Emirates Stadium.

Bola.com, Jakarta - Mikel Arteta mengaku puas setelah Arsenal menundukkan Leeds United dengan skor 2-1 pada pekan keenam Premier League 2026/2027. Bermain di Emirates Stadium, Sabtu (10/10/2026) malam WIB, The Gunners memastikan kemenangan setelah lebih dahulu tertinggal pada babak kedua.

Gol James Justin sempat membawa Leeds berada di atas angin. Namun, Arsenal mampu membalikkan skor melalui Riccardo Calafiori dan Bruno Guimaraes untuk mengamankan tiga poin di kandang sendiri.

Hasil tersebut menjadi respons penting bagi Arsenal setelah kekalahan dari Brighton tiga pekan sebelumnya. Arteta juga harus mempersiapkan tim dalam waktu terbatas karena 16 pemainnya baru menjalani agenda bersama tim nasional di berbagai negara.

Kemenangan atas Leeds terasa semakin spesial bagi Arteta karena ia baru saja menandatangani kontrak baru bersama Arsenal pada awal pekan. Pelatih asal Spanyol itu menilai kemenangan menjadi cara terbaik untuk membalas dukungan yang telah diberikan kepadanya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Arteta Merasa Terhormat setelah Teken Kontrak Baru

Arteta menggambarkan periode tersebut sebagai pekan yang istimewa dalam perjalanannya bersama Arsenal. Ia merasa mendapatkan kepercayaan dan kasih sayang, kemudian menutup pekan dengan hasil positif di lapangan.

Meski demikian, Arteta mengakui persiapan menjelang pertandingan melawan Leeds tidak berjalan ideal. Jeda internasional membuat sebagian besar pemainnya bepergian ke berbagai belahan dunia, sehingga waktu untuk mempersiapkan laga hanya tersisa sekitar satu hari.

"Ini adalah pekan yang istimewa. Saya merasa sangat dihormati dan dicintai, dan cara terbaik untuk membalasnya adalah dengan memenangkan pertandingan sepak bola," kata Arteta.

"Situasi untuk menghadapi pertandingan ini cukup sulit karena kekalahan dari Brighton masih terasa menyakitkan dan kami melewati tiga pekan tanpa para pemain. Ada 16 pemain yang bepergian ke berbagai belahan dunia, sehingga pada dasarnya kami hanya memiliki satu hari untuk mempersiapkan pertandingan besar ini," lanjutnya.

Arsenal Bangkit setelah Kebobolan Lebih Dulu

Arsenal mengawali pertandingan dengan menjanjikan, tetapi tidak mampu mengonversi sejumlah peluang menjadi ancaman yang lebih berbahaya. Leeds kemudian memanfaatkan situasi pertandingan yang terbuka dengan mengandalkan permainan fisik, serangan langsung, dan tekanan agresif.

Setelah timnya kebobolan, Arteta menuntut para pemain menunjukkan karakter untuk merespons situasi sulit. Ia melihat semangat para pemain berpadu dengan dukungan suporter, sebelum para pemain pengganti membantu mengubah jalannya pertandingan.

"Saya pikir kami memulai pertandingan dengan sangat baik, tetapi tidak menghukum mereka di area yang tepat. Ada beberapa situasi ketika kami seharusnya bisa menciptakan peluang yang jauh lebih besar dan memberikan ancaman lebih serius," ujar Arteta.

"Respons mereka luar biasa, pertama dari para pemain, kemudian dari penonton. Kami menciptakan energi, keyakinan, dan kepercayaan bahwa kami akan membalikkan keadaan, lalu para pemain pengganti masuk dan memberikan pengaruh yang sangat besar," tambahnya.

Bruno Guimaraes Beri Dampak Besar dari Bangku Cadangan

Bruno Guimaraes menjadi sosok penting dalam kebangkitan Arsenal setelah mencetak gol kemenangan melalui kombinasi umpan apik. Gol tersebut menjadi gol pertamanya di Emirates Stadium sejak bergabung dengan The Gunners.

Arteta menilai kontribusi Guimaraes menunjukkan pentingnya kesiapan pemain pengganti ketika mendapatkan kesempatan. Gelandang asal Brasil itu juga masih beradaptasi dengan ritme tim setelah menjalani perjalanan ke Australia dan India bersama tim nasional, yang membuatnya belum memiliki pramusim ideal.

"Ketika Anda baru mengalami kekalahan telak dan secara emosional merasa terpukul, itulah respons yang kami butuhkan. Apa pun situasi pertandingannya, Anda harus menemukan cara untuk memenangkannya," kata Arteta.

"Karena semua yang terjadi dan setelah dia berada di Australia serta India, dia sebenarnya belum menjalani pramusim. Kami bermain setiap tiga hari sekali dan saya sangat menyadari bahwa kami harus mengembalikannya ke ritme permainan dengan cara yang tepat," jelasnya.

Persaingan Sengit di Liga Inggris

Video Populer

Foto Populer