Libur Musim Panas MotoGP 2026, Mario Aji dan Veda Ega Recharge di Bali sebelum Gaspol di Mandalika

Summer Break MotoGP, dimanfaatkan Mario Aji dan Veda Ega untuk berlibur ke Bali sebelum gelar latihan di Sirkuit Mandalika

Bola.com, Denpasar - Kalender MotoGP 2026 memasuki jeda musim panas selama tiga pekan setelah seri Jerman di Sirkuit Sachsenring pada 10-11 Juli.

Momen ini dimanfaatkan dua pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama, untuk sejenak melepas penat sebelum kembali menjalani persiapan menghadapi paruh kedua musim.

Usai menyelesaikan sejumlah agenda di Jakarta, Mario Aji dan Veda Ega menghabiskan waktu liburan di Bali, Sabtu (18/7/2026). Keduanya menikmati sejumlah destinasi wisata di kawasan Nusa Dua, mulai dari berburu suvenir khas Bali, menikmati panorama DTW Water Blow, hingga menutup hari dengan menyaksikan matahari terbenam di Pantai Melasti.

Bagi Veda Ega, kunjungan kali ini terasa spesial. Rider Honda Team Asia itu mengaku terakhir kali berlibur ke Pulau Dewata saat masih kecil.

Meski sedang menikmati waktu libur, fokus keduanya tetap tertuju pada persiapan menghadapi 11 seri tersisa musim ini.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Lanjut ke Mandalika

Setelah dari Bali, Mario Aji dan Veda Ega dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta selama dua hari. Setelah itu, keduanya akan bertolak ke Lombok untuk menjalani latihan di Sirkuit Mandalika.

Veda mengaku antusias bisa kembali mengaspal di lintasan kebanggaan Indonesia tersebut. Pasalnya, ia sudah cukup lama tidak merasakan atmosfer balapan di Mandalika.

"Setelah itu baru lanjut berlatih di Sirkuit Mandalika. Kebetulan, saya sudah lama tidak muter di Sirkuit Mandalika. Terakhir saya balapan di sini pada tahun 2024," ujar Veda.

Veda Ingin Jaga Konsistensi

Performa Veda pada musim debutnya di Moto3 patut mendapat apresiasi. Pembalap asal Gunungkidul itu kini menempati peringkat keenam klasemen sementara dengan koleksi 90 poin.

Hasil tersebut membuatnya semakin termotivasi untuk tampil konsisten pada sisa musim, meski ia menyadari persaingan di Moto3 sangat ketat.

Veda juga mengaku terinspirasi oleh keberhasilan rider Malaysia, Hakim Danish, yang sukses memenangi Moto3 Ceko. Namun, ia memilih tetap realistis karena masih menjalani musim pertamanya di kelas tersebut.

"Jelas semua rider ingin juara. Tapi ini adalah tahun pertama saya dan saya masih harus banyak belajar karena rider lain punya pengalaman yang lebih baik."

"Setelah summer break ini tentu saya mencoba untuk bisa lebih baik lagi. Harus lebih semangat dan tidak ada beban karena saya di peringkat keenam sekarang. Hanya kaget saja dan mencoba untuk konsisten," katanya.

Mario Aji Fokus Bangkit

Sementara itu, Mario Aji masih berusaha menemukan performa terbaiknya setelah pulih dari cedera fraktur servikal atau retak pada ruas tulang leher yang dialaminya saat Moto2 Jerez, Spanyol.

Pembalap Idemitsu Honda Team Asia tersebut saat ini berada di posisi ke-27 klasemen sementara Moto2 dengan tiga poin, setelah gagal finis pada MotoGP Jerman.

Mario berharap jeda kompetisi bisa dimanfaatkan untuk memulihkan kondisi sekaligus meningkatkan performa menghadapi 11 balapan tersisa.

"Kami ingin menyelesaikan musim ini dengan baik."

"Kebetulan saya habis cedera juga. Sekarang masih ada 11 race. Saya mencoba mengerahkan kemampuan terbaik saya dan ingin memberikan hasil yang terbaik nantinya," tutup pembalap asal Magetan tersebut.    

Video Populer

Foto Populer