Sukses


Butuh 8 Tahun Doa Bagas Adi Membela Timnas Indonesia di Piala AFF Dikabulkan

Bola.com, Jakarta - Bek serba bisa Arema FC, Bagas Adi Nugroho, mengaku setengah tak percaya bisa terpilih jadi salah satu pemain Timnas Indonesia yang akan berlaga di Piala AFF 2018 nanti. Momen ini seperti sebuah mimpi yang terwujud.

Delapan tahun silam pesepak bola muda berusia 21 tahun tersebut mengucap doa ke Sang Khalik, ingin membela Timnas Indonesia di turnamen sepak bola akbar antarnegara Asia Tenggara. Ia sama sekali tak menyangka momen kecil pada tahun 2010 bisa terjawab saat ini.

"Piala AFF event paling bergengsi di Asia Tenggara. Saya bermimpi bisa bermain di Piala AFF waktu masih kanak-kanak beranjak dewasa. Terutama sejak menyaksikan langsung kiprah Timnas Indonesia tampil luar biasa di Piala AFF 2010. Ketika itu saya masih jadi siswa di Indonesian Football Academy (IFA) di Jakarta," cerita pemain kelahiran 8 Maret 1997 itu.

Bagas mengaku terkagum-kagum melihat aksi para pemain Timnas Indonesia di lapangan. Tim Merah-Putih berstatus sebagai tuan rumah fase penyisihan grup Piala AFF 2010.

Timnas Indonesia yang saat itu dinakhodai Alfred Riedl memesona publik sepak bola Tanah Air. Stadion Utama Gelora Bung Karno jadi lautan manusia.

"Saya dengan Hanif Sjahbandi (rekannya di Arema) sempat memberikan dukungan langsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno saat itu. Kami nonton sebagai suporter.

Tepatnya waktu pertandingan penyisihan melawan Malaysia. Indonesia menang telak dengan skor 5-1 dan euforianya luar biasa. Kebetulan saya juga melihat salah satu idola saya, Hamka Hamzah yang waktu itu membela Timnas Indonesia senior. Dalam hati berdoa suatu saat bisa membela negara di ajang yang sama. Luar biasa, keinginan saya diwujudkan," ungkap Bagas.

Pengorbanan besar dilakukan Bagas Adi Nugroho untuk bisa mewujudkan impiannya. Pemain berdarah Sleman itu harus rela berpisah dari keluarganya, untuk mengembangkan karier sepak bolanya. Pengakuan atas kemampuannya kini didapat setelah memberla klub Arema FC.

"Saat ini yang utama saya siapkan adalah mental. Harus kuat jika sudah bergabung dengan timnas. Karena ini adalah kumpulan pemain senior yang punya kualitas. Saya bertekad tidak menyia-nyiakan kesempatan langka ini," ujar Bagas.

 

Video Populer

Foto Populer