Sukses


Macam-Macam Teknik Dasar Permainan Tenis Meja yang Mesti Dikuasai

Bola.com, Jakarta - Tenis meja atau dikenal juga dengan sebutan pingpong adalah satu di antara jenis olahraga yang populer, khususnya di kalangan masyarakat Indonesia.

Tenis meja mampu menyedot minat banyak orang untuk menjajalnya karena dapat menyegarkan badan sekaligus pikiran di tengah kesibukan rutinitas.

Tenis meja dapat dimainkan dengan mudah. Selain itu, tidak membutuhkan tempat yang luas untuk memainkan olahraga ini, bahkan bisa dilakukan di dalam ruangan.

Namun, untuk melakukan permainan tenis meja, kamu perlu membutuhkan peralatan seperti meja, bet (pemukul), bola, dan net.

Tenis meja dapat dimainkan oleh dua orang pemain tunggal atau dua pasang pemain (ganda). Untuk memainkan olahraga ini, kamu mesti menguasai beberapa teknik dasar secara benar.

Teknik dasar wajib dan perlu dikuasai oleh para pemain tenis meja demi meraih kemenangan. Apa saja teknik dasar dari olahraga tenis meja yang mesti dikuasai?

Berikut ini pembahasan mengenai macam-macam teknik dasar permainan tenis meja, dikutip dari laman Pintarnesia dan Perpustakaan, Kamis (14/10/2021).

2 dari 5 halaman

Teknik Memegang Bet

1. Teknik Memegang Bet

Di dalam permainan tenis meja terdapat tiga teknik memegang bet, sebagai berikut:

- Teknik Berjabat Tangan (Shakehand Grip)

Memegang bet dengan menggunakan teknik berjabat tangan merupakan satu di antara teknik yang umumnya paling sering digunakan di wilayah Eropa dan Amerika. Menggunakan teknik ini, seorang pemain tenis meja dapt menggunakan dua sisi bet.

Teknik berjabat tangan dalam permainan tenis meja sangat tepat apabila digunakan untuk permainan jarak jauh. Berikut ini beberapa cara memegang bet dengan menggunakan teknik berjabat tangan:

  • Bet dipegang dan berada di antara ibu jari dan jari telunjuk.
  • Posisi jari telunjuk berada pada bagian bawah permukaan bet.
  • Bet atau bet digenggam dengan menggunakan tiga jari.

- Teknik Penhold Grip

Teknik penhold grip atau dikenal juga dengan sebutan Asia Grip merupakan satu di antara teknik dengan menggunakan posisi tangan yang memegang bet mirip dengan memegang sebuah pena.

Dengan teknik penhold grip, saat melakukan pukulan forehand dan back hand dapat dilakukan dengan cepat.

Menggunakan teknik penhold grip hanya dapat memakai satu sisi bet. Cara menggunakan teknik penhold grip, yaitu bet diarahkan ke bawah. Pegangan bet berada di antara ibu jari dan jari telunjuk yang ada di atas bidang pada pukulan bet.

- Teknik Seemiller Grip

Cara memegang bet dengan menggunakan teknik seemiller grip atau dikenal juga dengan nama American Grip merupakan teknik yang hampir mirip dengan teknik berjabat tangan (shakehand grip).

Perbedaannya terletak pada penempatan jari telunjuk dalam teknik seemiller grip yang berada tepat pada posisi bet sehingga posisi kaki berada pada sudut 90 derajat dari posisi tubuh pemain tenis meja.

3 dari 5 halaman

Teknik Stance

2. Teknik Stance

Pada umumnya ada tiga teknik stance yang yang digunakan dalam perlombaan tenis meja, yaitu:

- Square Stance

Square stance adalah teknik yang tepat untuk digunakan saat akan menerima servis dan bersiap kembali setelah menerima serangan dari lawan. Teknik square stance dilakukan dengan posisi tubuh menghadap tepat ke arah lapangan.

Posisi tubuh saat melakukan teknik ini kedua kaki dijadikan sebagai tumpuan berat badan, posisi lutut agak ditekuk, kedua lengan bawah berada pada posisi horizontal dan bagian atas vertikal, komposisi badan agak dicondongkan ke arah depan.

- Side Stance

Teknik side stance adalah teknik dengan posisi badan berada di samping lapangan. Pemain tenis meja yang menggunakan teknik ini diharapkan akan dapat melakukan pengembalian terhadap bola sekaligus juga menahan pukulan bola yang berasal dari lawan main.

- Teknik Open Stance

Open stance adalah teknik hasil modifikasi dari side stance yang digunakan untuk melakukan gerakan backhand block. Cara untuk melakukan open stance, yaitu posisi badan dan kaki kiri agak terbuka serta agak ke depan, dan posisi kaki kanan berada di belakang.

4 dari 5 halaman

Teknik Gerakan Kaki dan Teknik Pukulan

3. Teknik Gerakan Kaki (Footwork)

Footwork adalah teknik gerakan kaki untuk mendekati arah bola baik ketika posisi menyerang atau bertahan. Gerakan kaki pada teknik footwork ini bermacam-macam, semua tergantung dari jarak datangnya bola.

Jika bola masih dapat dijangkau dengan satu langkah, cukup berpindah sejauh satu langkah. Untuk teknik ini juga terdapat gerakan yang bernama 'two step'.

Untuk melakukan two step, kamu dapat sedikit menekuk lututmu, kemudian melakukan posisi kuda-kuda dengan kedua kaki harus seimbang. Setelah itu, ujung kaki menjadi tumpuan seluruh berat badanmu dan yang terakhir, bila menginginkan melakukan sebuah serangan ke arah kanan lawan maka berat badan bertumpu pada kaki bagian kanan.

4. Teknik Pukulan atau Stroke

Untuk teknik pukulan terbagi menjadi dua jenis, yaitu teknik pukulan forehand dan teknik pukulan backhand.

- Pukulan Forehand

Pukulan forehand adalah teknik yang lebih mengutamakan kecepatan untuk memukul bola. Teknik ini digunakan untuk dapat menyerang pertahanan lawan.

Untuk melakukan teknik pukulan forehand yaitu bola harus berada pada posisi saat tangan memegang bet. Setelah itu, pukulan bola dengan tangan mengarah ke sisi yang lainnya.

- Pukulan Backhand

Backhand adalah teknik pukulan yang cukup keras dengan menggunakan kekuatan secara maksimal dari ayunan tangan.

Menggunakan pukulan back hand hampir sama pada umumnya dengan menggunakan pukulan forehand, hanya pukulan forehand terletak pada posisi bola, dan posisi bola harus berada pada posisi tangan yang tidak sedang memegang bet.

5 dari 5 halaman

Teknik Service dan Teknik Smes

5. Teknik Service

Berikut ini merupakan teknik pukulan servis dalam permainan tenis meja:

  • Saat akan melakukan servis, bola berada di bawah telapak tangan dalam kondisi tidak bergerak.
  • Bola tenis meja kemudian dilambungkan tanpa adanya putaran secara vertikal dengan ketinggian 16 cm.
  • Selanjutnya, bola tenis meja dipukul setelah turun sebelum menyentuh meja terlebih dahulu.
  • Saat akan melakukan servis, bola harus terlihat oleh lawan main.
  • Apabila pukulan servis tidak dilakukan sesuai ketentuan, wasit atau pembantu dari wasit akan memberikan peringatan kepada pemain yang akan melakukan pukulan servis.
  • Bola servis bisa dikembalikan apabila telah melewati net dan telah menyentuh meja satu kali.

6. Teknik Smes

Dalam melakukan smes dengan menggunakan kedua pukulan tersebut harus dengan menggunakan teknik sebagai berikut:

- Smash Forehand

Saat akan melakukan smes dengan menggunakan teknik forehand maka kaki kiri diletakkan pada bagian depan dan kaki kanan berada di belakang. Kemudian lengan kanan ditarik ke belakang dan pinggang sedikit dimiringkan ke kanan.

Setelah memukul bola dan bola memantul ke meja mencapai titik tertinggi, lengan diayunkan dari bawah ke atas kemudian pukul dan tekan bola ke bawah dengan bantuan dari pergelangan tangan.

- Smash Backhand

Untuk melakukan smes dengan menggunakan teknik backhand maka kaki kanan diletakkan di bagian depan dan kaki kiri berada di belakang, badan agak dimiringkan ke arah kiri sampai pundak sisi kanan menghadap ke meja.

Lengan bawah kemudian ditarik ke arah kiri, ke belakang, dan tingginya melebihi meja.

Setelah bola dipukul dan memantul sampai titik yang paling tinggi, lengan bawah diayunkan ke arah kanan untuk memukul. Pergelangan tangan membantu menekan untuk mengatur arah tujuan bola dan berat badan berpindah ke kanan.

 

Sumber: pintarnesia.com, perpustakaan.id

Dapatkan artikel macam dari berbagai tema lain dengan mengeklik tautan ini.

Bola Babes: Trip ke Sirkuit Mandalika Bikin Penasaran

Video Populer

Foto Populer