Sukses


Macam-Macam Kebiasaan yang Bikin Rambut Rusak

Bola.com, Jakarta - Rambut adalah mahkota. Istilah itu sudah sering kita dengar sebagai gambaran bahwa rambut menjadi hal penting dalam penampilan seseorang. Tidak hanya bagi perempuan, istilah itu juga berlaku bagi laki-laki.

Itulah mengapa, banyak orang rela merogoh kocek dalam-dalam demi memiliki rambut yang indah. Sejatinya, perawatan rambut bisa dilakukan tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Satu di antara caranya dengan tidak melakukan kebiasaan yang dapat merusak rambut. Tanpa kita sadari, dalam keseharian, kita memiliki kebiasaan yang justru menyebabkan rambut rusak apabila dilakukan terus-menerus.

Gejala rambut rusak di antaranya keliharan rapuh, cepat rontok, dan kehilangan kilaunya.

Maka itu, Anda perlu tahu apa saja kebiasaan tersebut sehingga mulai sekarang Anda bisa menghentikan atau menguranginya.

Berikut ini macam-macam kebiasaan yang bikin rambut rusak, disadur dari Klikdokter, Senin (3/10/2022).

2 dari 4 halaman

Macam-Macam Kebiasaan yang Bikin Rambut Rusak

1. Menggosok Batang Rambut dengan Sampo saat Keramas

Saat keramas, Anda mungkin berusaha membersihkan seluruh batang rambut dengan membubuhkan sampo dan menggosoknya sekencang mungkin.  Namun, kebiasaan ini salah karena bisa merusak rambut.

Batang rambut yang digosok-gosok akan menghancurkan kutikula. Hal ini bisa menyebabkan rambut tidak mengeluarkan sinar kemilaunya dan jadi kusut. Disarankan untuk meletakkan sampo di kulit kepala lalu dipijat.

Saat Anda membilas rambut dengan air, nantinya sampo akan mengalir juga ke rambut Anda. Itu sudah cukup untuk membersihkan seluruh batang rambut.

2. Mengoleskan Kondisioner di Kulit Kepala

Bagian rambut yang paling membutuhkan kondisioner adalah ujung-ujung rambut. Pasalnya, produk kondisioner memang tujuannya dibuat untuk mengurangi gesekan batang rambut dan membuatnya menjadi lebih lembut.

Untuk itu, jangan pakai kondisioner di kepala. Mengoleskan kondisioner di kepala malah bisa bikin kulit kepala jadi lepek dan berminyak.

3. Tidak Memakai Kondisioner

Banyak orang, khususnya pria, tidak menggunakan kondisioner saat keramas. Padahal kondisioner penting untuk memelihara rambut agar tetap sehat, lembut, dan tidak mudah patah.

Selain itu, kesalahan lain yang biasa dilakukan adalah menggunakan sampo dan kondisioner dalam satu produk saja atau 2 in 1. Hal tersebut tidak tepat karena sampo dan kondisioner memiliki tujuan yang berbeda. Area rambut yang digunakan antara sampo dan kondisioner juga berbeda.

Sebaiknya, gunakan produk terpisah, sampo di kulit kepala dan kondisioner di batang rambut.

 

3 dari 4 halaman

Macam-Macam Kebiasaan yang Bikin Rambut Rusak

5. Mengeringkan Rambut dengan Menggosoknya Menggunakan Handuk

Anda mungkin punya kebiasaan satu ini, yakni menggosok-gosokan rambut dengan handuk dengan tujuan agar cepat kering. Hanya, tindakan ini tidak tepat karena dapat menyebabkan tekstur rambut menjadi lebih kasar dan mudah rusak.

Untuk mengeringkan rambut, sebaiknya biarkan rambut terkena udara terbuka dan kering dengan sendirinya.

5. Menggunakan Hair Dryer untuk Mengeringkan Rambut

Menggunakan hair dryer memang merupakan cara yang paling cepat dan mudah untuk mengeringkan rambut. Namun, usahakan untuk tidak pakai hairdryer terlalu sering karena panas yang dihasilkan oleh alat tersebut dapat merusak kutikula rambut.

Jika Anda merasa perlu menggunakan pengering dalam situasi tertentu, usahakan untuk mengaturnya dalam suhu yang paling rendah.

6. Menyisir Rambut Segera setelah Keramas

Banyak orang tidak tahan untuk segera menyisir rambutnya setelah keramas. Selain itu, menyisir sehabis keramas memang bisa membuat rambut terlihat bagus. 

Akan tetapi, sisiran sehabis keramas merupakan satu di antara kebiasaan yang bisa merusak rambut. 

Anda bisa tahan dulu untuk tidak menyisir sampai rambut benar-benar kering dengan sendirinya. Lalu, sisir rambut pakai jari-jari tangan atau dengan sisir yang tidak rapat.

 

4 dari 4 halaman

Macam-Macam Kebiasaan yang Bikin Rambut Rusak

7. Terlalu Sering Menyisir Rambut

Banyak orang meyakini bahwa makin sering disisir, rambut akan makin lembut dan juga tidak kusut. Hanya, hal itu mitos belaka. Faktanya, makin sering disisir, makin banyak tarikan dan gesekan pada rambut.

Hal tersebut bisa merusak dan membuat tekstur rambut menjadi kasar dan mudah patah. Sisirlah rambut seperlunya saja, misalnya sehabis keramas dan sudah dikeringkan terlebih dahulu.

8. Terlalu Kencang Mengikat Rambut

Sebagian orang suka mengikat seluruh rambutnya kuat-kuat agar tidak berantakan, misalnya dengan ikat model ekor kuda.

Mengikat rambut terlalu kencang harus dihindari karena dapat menimbulkan tarikan yang berlebihan kulit kepala. Dampaknya, folikel rambut jadi rusak dan sakit kepala bisa terjadi karena mengikat rambut terlalu kencang.

Jika mau mengikat rambut, ikatlah dalam keadaan longgar, gunakan karet yang elastis, dan ikat hanya saat rambut berada dalam keadaan kering.

 

Disadur dari: Klikdokter.com (Published: 15/1/2020)

Silakan klik tautan ini untuk artikel macam dari berbagai tema lain. 

Euforia fans Timnas Prancis usai lolos babak 16 besar Piala Dunia 2022

Video Populer

Foto Populer