Sukses


Contoh-Contoh Soal Materi tentang Inflasi, Lengkap beserta Kunci Jawabannya

Bola.com, Jakarta - Inflasi adalah suatu keadaan perekonomian di suatu negara di mana terjadi kecenderungan kenaikan harga-harga barang dan jasa secara umum dalam waktu yang panjang (kontinu).

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring, inflasi adalah kemerosotan nilai uang (kertas) karena banyaknya dan cepatnya uang (kertas) beredar sehingga menyebabkan naiknya harga barang-barang.

Pada umumnya, inflasi terjadi karena adanya kenaikan permintaan dan biaya produksi yang tinggi serta berlangsung secara terus-menerus.

Inflasi tidak hanya menjadi perhatian masyarakat umum, tetapi juga menjadi perhatian dunia usaha, bank sentral, dan pemerintah. Sebab, inflasi bisa berpengaruh terhadap masyarakat dan perekonomian suatu negara.

Itulah sedikit penjelasan tentang inflasi. Untuk mengasah pengetahuan, kamu bisa coba mengerjakan contoh soalnya. Ada banyak contoh soal yang bisa kamu kerjakan.

Berikut ini kumpulan contoh soal materi tentang inflasi dan kunci jawabannya, dilansir dari emodul.kemdikbud.go.id, Kamis (17/11/2022).

2 dari 6 halaman

Contoh-Contoh Soal Materi tentang Inflasi

1. Kenaikan Upah Minimum Regional (UMR) setiap tahun menjadi salah satu faktor meningkatnya harga jual barang/jasa karena …

a. Produsen akan menekan biaya lainnya untuk mendapatkan keuntungan yang sama seperti tahun sebelumnya.

b. Produsen akan menurunkan kualitas barang/jasa untuk mendapatkan keuntungan yang sama seperti tahun sebelumnya.

c. Produsen akan menaikkan harga jual karena kenaikan biaya produksi untuk mendapatkan keuntungan yang sama seperti tahun sebelumnya.

d. Produsen memiliki alasan untuk menaikkan harga jual setiap tahun karena kenaikan UMR untuk mendapatkan keuntungan lebih banyak.

e. Produsen akan menaikkan harga jual barang/jasa sesuai dengan kenaikan daya beli konsumen.

 

2. Kenaikan harga barang/jasa yang dikenal dengan inflasi terjadi bila …

a. Kenaikan harga satu atau beberapa barang/jasa yang disertai dengan penurunan daya beli uang.

b. Kenaikan harga sekelompok barang/jasa untuk kurun waktu yang bersifat sementara.

c. Kenaikan harga sekelompok barang/jasa yang tidak disertai dengan penurunan daya beli uang.

d. Kenaikan permintaan terhadap satu jenis barang/jasa yang diikuti dengan peningkatan penawaran.

e. Peningkatan jumlah uang yang beredar yang diikuti dengan peningkatan ketersediaan barang/jasa di pasar.

 

3. Pemerintah memiliki kepentingan untuk menjaga tingkat inflasi karena …

a. Nilai dan kepercayaan terhadap uang akan berkurang.

b. Menumbuhkan kesadaran menabung masyarakat.

c. Mendapatkan keuntungan dengan transaksi valuta asing.

d. Membuat kenaikan harga barang/jasa dapat diprediksi.

e. Menarik bagi investor dan menambah kesempatan kerja.

 

4. Di Indonesia, data mengenai inflasi dapat dilihat melalui Indeks Harga Konsumen (IHK) yang dikeluarkan oleh BPS yang berguna untuk …

a. Menggambarkan kenaikan/penurunan permintaan di daerah tertentu.

b. Menggambarkan kenaikan/penurunan harga dari waktu ke waktu.

c. Menggambarkan pola konsumsi suatu masyarakat.

d. Menggambarkan ketersediaan barang/jasa di pasar.

e. Menggambarkan kemakmuran masyarakat.

 

5. Inflasi bagi orang yang berpendapatan tetap akan menyebabkan …

a. Daya beli tetap karena penghasilan tetap.

b. Daya beli tetap karena kebutuhan tetap.

c. Daya beli berkurang karena harga barang/jasa tetap.

d. Daya beli berkurang karena pendapatan riil berkurang.

e. Daya beli berkurang karena kebutuhan meningkat.

3 dari 6 halaman

Contoh-Contoh Soal Materi tentang Inflasi

6. Inflasi gabungan di 82 kota di Indonesia yang disurvei oleh BPS didapatkan data inflasi tahun 2014 sebesar 8,36 persen, tahun 2015 sebesar 3,35 persen, tahun 2016 sebesar 3,02 persen, dan tahun 2017 sebesar 3,15 persen yang masuk kategori …

a. Inflasi sangat ringan

b. Inflasi ringan

c. Inflasi sedang

d. Inflasi berat

e. Inflasi sangat berat

 

7. Indonesia pernah mengalami inflasi 54,54 persen selama Januari s.d. Agustus 1998 yang masuk kategori …

a. Inflasi sangat ringan.

b. Inflasi ringan.

c. Inflasi sedang.

d. Inflasi berat.

e. Inflasi sangat berat

 

8. Angka Indeks adalah ukuran yang digunakan untuk menentukan tingkat inflasi. Jumlah kebutuhan akan barang dan jasa tidak berubah sehingga faktor penimbang jumlah pada tahun dasar menjadi dasar penghitungan indeks harga …

a. Agregatif sederhana.

b. Agregatif tertimbang.

c. Laypeyres.

d. Passche.

e. Irving Fisher.

 

9. Inflasi yang disebabkan oleh bertambahnya permintaan masyarakat disebut …

a. Domestic inflation.

b. Expectation inflation.

c. Demand pull inflation.

d. Cosh push inflation.

e. Supply inflation.

 

10. Penghitungan indeks harga menggunakan metode agregatif sederhana jarang digunakan karena …

a. Memperhitungkan konversi harga dalam ukuran yang sama.

b. Menjadikan jumlah barang/jasa tahun dasar sebagai penimbang.

c. Menjadikan harga barang/jasa tahun dasar sebagai penimbang.

d. Memperhitungkan tingkat konsumsi setiap barang/jasa.

e. Memperhitungkan keseragaman satuan harga setiap barang.

4 dari 6 halaman

Contoh-Contoh Soal Materi tentang Inflasi

11. Pemerintah mengendalikan inflasi melalui kebijakan moneter yang dikeluarkan oleh …

a. Kementerian Keuangan.

b. Bank Indonesia.

c. Dirjen Pajak.

d. Otoritas Jasa Keuangan.

e. Lembaga Penjamin Simpanan.

 

12. Keberhasilan kebijakan moneter ditandai dengan …

a. Masyarakat cenderung menyimpan uang dalam valuta asing.

b. Uang beredar lebih banyak dari jumlah barang/jasa yang tersedia.

c. Lebih menguntungkan impor karena biaya produksi dalam negeri lebih mahal.

d. Tercipta lapangan kerja baru akibat peningkatan investasi.

e. Harga barang tetap karena permintaan yang tetap.

 

13. Tight money policy atau kebijakan mengurangi jumlah uang beredar dilakukan dengan cara …

a. Penurunkan cadangan kas.

b. Menjual SBI (Sertifikat Bank Indonesia).

c. Menurunkan tingkat suku bunga.

d. Memberikan kelonggaran kredit.

e. Membayar utang yang jatuh tempo.

 

14. Kebijakan menggunakan rupiah untuk seluruh transaksi yang dilakukan di Indonesia merupakan penerapan instrumen moneter …

a. Operasi pasar terbuka.

b. Kebijakan diskonto.

c. Pembatasan kredit.

d. Menaikkan cadangan kas.

e. Moral persuasion.

 

15. Kebijakan bank sentral untuk menaikkan atau menurunkan suku bunga disebut …

a. Operasi pasar terbuka.

b. Kebijakan diskonto.

c. Pembatasan kredit.

d. Menaikkan cadangan kas.

e. Moral persuasion.

5 dari 6 halaman

Contoh-Contoh Soal Materi tentang Inflasi

16. Penggagas teori yang menyatakan jumlah uang beredar berhubungan dengan tingkat harga adalah …

a. Irving Fisher.

b. David Ricardo.

c. Alfred Marshall.

d. John Maynard Keynes.

e. Laspeyres.

 

17. Seseorang pada dasarnya menyimpan uang untuk tujuan transaksi, yang artinya …

a. Uang dibutuhkan untuk mengantisipasi kejadian di masa depan.

b. Uang digunakan untuk mendapatkan keuntungan.

c. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

d. Untuk menghadapi kejaidan yang tidak terduga.

e. Untuk memenuhi kebutuhan investasi.

 

18. Kebijakan fiskal merupakan kebijakan yang berhubungan dengan …

a. Penerimaan dan pengeluaran pemerintah.

b. Pengendalian nilai tukar rupiah.

c. Jumlah uang yang beredar.

d. Penetapan suku bunga pinjaman.

e. Pengendalian harga.

 

19. Fungsi distribusi dalam kebijakan fiskal berarti …

a. Menentukan dengan tepat dari mana pendapatan akan diperoleh.

b. Menjamin pertumbuhan ekonomi yang stabil.

c. Mendorong daerah untuk membangun swadaya.

d. Menentukan pengeluaran sesuai kebutuhan.

e. Memberikan subsidi yang sama kepada semua daerah.

 

20. Menurut pendapat penganut anggaran belanja berimbang, pada saat terjadi kestabilan ekonomi (depresi), anggaran yang dipakai adalah …

a. Otomatis.

b. Seimbang.

c. Surplus.

d. Disesuaikan.

e. Defisit.

6 dari 6 halaman

Kunci Jawaban

1. C

2. A

3. E

4. B

5. D

6. B

7. D

8. C

9. C

10. E

11. B

12. D

13. B

14. E

15. B

16. B

17. C

18. A

19. D

20. E

 

Sumber: Kemdikbud

Dapatkan artikel seputar contoh soal lainnya dengan mengeklik tautan ini.

Video Populer

Foto Populer