Sukses


5 Amalan sebelum Tidur yang Dianjurkan Rasulullah

Bola.com, Jakarta - Malam hari adalah waktu yang cocok untuk mengistirahatkan badan setelah seharian melakukan aktivitas di luar rumah. Istirahat di malam hari dengan tidur akan mengembalikan energi untuk menyongsong hari berikutnya.

Sebelum terlelap tidur, sebagai umat Islam dianjurkan untuk membaca doa agar tidur nyenyak dan mendapatkan mimpi indah.

Selain itu, dengan membaca doa sebelum tidur, kita berharap lindungan Allah Swt. dari gangguan jin dan berbagai hal lainnya, serta memohon rida dan rahmat dari-Nya.

Tak hanya membaca doa, ada beberapa amalan yang dianjurkan oleh Rasulullah yang dapat dilakukan oleh umat muslim sebelum beranjak tidur.

Dengan mengamalkan amalan tersebut, diharapkan hidup kita akan selalu dirahmati dan diberkahi oleh Allah Swt.

Berikut lima amalan sebelum tidur yang dianjurkan oleh Rasulullah, seperti disadur dari Dream, Rabu (25/1/2023).

2 dari 4 halaman

Amalan Sebelum Tidur yang Dianjurkan Rasulullah

1. Berwudu sebelum Tidur

Berwudu menjadi amalan sebelum tidur yang diajarkan Rasulullah saw. dan disukai oleh malaikat. Berwudu artinya bersuci, yang akan menjaga diri kita agar tetap suci selama tidur. Rasulullah saw bersabda,

"Jika kamu mendatangi tempat tidurmu maka wudulah seperti wudu untuk salat. Lalu berbaringlah pada sisi kanan badanmu." (HR. Bukhari No. 247 dan Muslim no.2710)

2. Tidur Berbaring ke Kanan

Tidur berbaring ke kanan memberikan manfaat bagi tubuh. Hal ini juga disebutkan oleh Ibnu Qayim:

"Tidur berbaring pada sisi kanan dianjurkan dalam Islam agar seseorang tidak kesusahan untuk bangun salay malam. Tidur pada sisi kanan lebih bermanfaat pada jantung. Sedangkan tidur pada sisi kiri berguna bagi badan (tapi, membuat seseorang makin malas)." (Zaadul Ma’ad, 1/321-322)

3 dari 4 halaman

Amalan Sebelum Tidur yang Dianjurkan Rasulullah

3. Salat Sunah Witir

Mendirikan salat sunnah witir menjadi amalan sebelum tidur yang dianjurkan.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata: "Rasulullah saw mewasiatkan kepadaku untuk berpuasa tiga hari dari setiap bulan, salat witir sebelum tidur, dan dari salat Duha, maka sungguh itu adalah salatnya awwabin (salatnya orang-orang yang banyak taat kepada Allah)." (HR. Ahmad dan Ibnu Huzaimah. Syaikh al-Albani menshahihkannya dalam Shahih al-Targhib wa al-Tarhib)

4. Membaca Surah An-Nas, Al-Falaq, dan Al-Ikhlas

Doa dan amalan sebelum tidur selanjutnya adalah dengan membaca tiga surat pendek, yakni surah An-Nas, Al-Falaq, dan Al-Ikhlas.

Rasulullah saw. mencontohkan membaca ketiga surat ini dilakukan sambil meniupkan ke kedua telapak tangan.

Setelah itu mengusap kedua tangan tersebut ke wajah dan bagian tubuh yang dapat dijangkau. Hal ini dilakukan sebanyak tiga kali.

Dari ‘Aisyah, beliau radhiyallahu ‘anha berkata,

"Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika berada di tempat tidur di setiap malam, beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu kedua telapak tangan tersebut ditiup dan dibacakan Qul huwallahu ahad (surah Al-Ikhlash), Qul a’udzu birobbil falaq (surah Al-Falaq) dan Qul a’udzu birobbin naas (surah An-Naas). Kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangan tadi pada anggota tubuh yang mampu dijangkau dimulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan. Beliau melakukan yang demikian sebanyak tiga kali." (HR. Bukhari no. 5017)

4 dari 4 halaman

Amalan Sebelum Tidur yang Dianjurkan Rasulullah

5. Membaca Ayat Kursi

Doa dan amalan sebelum tidur yang selanjutnya adalah membaca ayat kursi. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata:

"Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menugaskan aku menjaga harta zakat Ramadhan kemudian ada orang yang datang mencuri makanan namun aku merebutnya kembali, lalu aku katakan, "Aku pasti akan mengadukan kamu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam".

Lalu Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu menceritakan suatu hadits berkenaan masalah ini. Selanjutnya orang yang datang kepadanya tadi berkata, "Jika kamu hendak berbaring di atas tempat tidurmu, bacalah ayat Kursi karena dengannya kamu selalu dijaga oleh Allah dan setan tidak akan dapat mendekatimu sampai pagi." Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Benar apa yang dikatakannya padahal dia itu pendusta. Dia itu setan." (HR. Bukhari no. 3275)

 

Disadur dari: Dream.co.id (Penulis: Arini Saadah. Publsihed: 22/8/2022)

Yuk, baca artikel Islami lainnya dengan mengeklik tautan ini.

Video Populer

Foto Populer