Sukses


Cara Menata Isi Kulkas agar Terlihat Rapi dan Bebas dari Bau

Bola.com, Jakarta - Saat ini kulkas menjadi satu di antara barang elektronik yang harus dimiliki oleh setiap rumah. Pasalnya, kulkas bisa menyimpan berbagai jenis bahan makanan agar tetap segar dan tidak mudah basi.

Beragam bahan makanan bisa kita simpan dalam kulkas, seperti daging sapi, ayam, ikan, buah, dan sayur-sayuran.

Suhu kulkas yang dingin bisa menghindarkan bakteri untuk tumbuh sehingga makanan bisa menjadi lebih awet dan tidak mudah busuk.

Namun, terkadang kita menemukan kulkas yang kelebihan isi sehingga tidak bisa lagi memuat bahan makanan di dalamnya.

Kemudian, saat membuka kulkas terkadang kita mencium bau tidak sedap. Hal tersebut yang tentu bisa merusak cita rasa makanan yang disimpan.

Agar kulkas kita bisa muat dengan banyak isi dan terhindar dari bau, kita perlu menatanya dengan rapi. Penting tentunya mengetahui cara menata isi kulkas agar lebih rapi dan bebas bau.

Berikut macam-macam cara mengatasi isi kulkas agar terlihat rapi dan bebas dari bau, dikutip dari Masakapahariini, Rabu (22/3/2023).

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Cara Menata Isi Kulkas agar Terlihat Rapi dan Bebas dari Bau

1. Gunakan Wadah Plastik Sesuai dengan Isinya agar Hemat Tempat

Sesuaikan bahan masakan atau bahan makanan dengan ukuran wadah. Dengan begitu tidak akan boros tempat dalam kulkas dan terlihat lebih rapi.

Wadah plastik kedap udara juga bisa ditumpuk sehingga lebih mudah disusun dan menghemat ruang di rak kulkas.

Wadah plastik kedap udara juga akan menghalangi makanan yang di dalamnya menyerap bau. Terutama pada makanan yang langsung disantap seperti cake, puding, atau kue lainnya.

Hindari menyimpannya saat masih berada dalam kemasan kotak mika atau karton karena akan membuatnya menyerap bau dalam kulkas.

2. Rak Kulkas untuk Mencegah Kontaminasi Silang

Urutkan penataan bahan siap konsumsi, mulai bagian paling atas dan bahan mentah di bagian paling bawah. Hal ini dilakukan untuk mencegah kontaminasi silang pada bahan.

Kontaminasi silang adalah perpindahan bakteri atau kuman dari satu bahan ke bahan lainnya. Misalnya rak paling atas untuk roti, susu, keju, mentega, dan yoghurt.

Masakan matang di rak kedua dari atas, bahan olahan seperti nugget, sosis, atau masakan yang akan dihangatkan di rak ketiga, dan bagian terbawah untuk daging atau ikan mentah.

Hindari menaruh bahan siap konsumsi seperti susu, keju, buah, di tempat yang berdekatan dengan bahan yang mesti dimasak lebih dulu. Jadi, jangan simpan bahan makanan tersebut bersebelahan atau ditumpuk dengan bahan mentah, seperti ikan, daging ayam, telur, atau daging sapi.

3 dari 4 halaman

Cara Menata Isi Kulkas agar Terlihat Rapi dan Bebas dari Bau

3. Pisahkan Bahan Masakan dan Makanan Berdasarkan Jenisnya

Pisahkan bahan masakan dan makanan. Contohnya, untuk produk dairy seperti susu cair, yoghurt, mentega, dan keju, pisahkan dalam rak tersendiri supaya tak bercampur dengan bahan lain.

Hindari menaruhnya di pintu kulkas. Hal itu karena bahan segar seperti susu cair dan yoghurt membutuhkan suhu stabil agar lebih awet.

Untuk mentega atau keju yang sudah terpakai, simpan dalam kotak plastik kedap udara atau bungkus rapi dengan plastic wrap agar tidak kering.

4. Simpan dalam Wadah Tertutup

Untuk bahan segar yang tidak ditaruh dalam freezer, seperti daging ayam, ikan, dan daging, biasakan untuk menyimpannya dalam wadah tertutup.

Anda bisa menaruhnya dalam kotak plastik kedap udara atau wadah yang ditutup dengan plastic wrap. Taruh di area yang suhunya dingin atau terletak di bagian dalam kulkas.

Hal itu untuk meminimalkan perubahan suhu saat kulkas sering dibuka dan ditutup. Jika memang tidak segera diolah, bekukan dalam freezer untuk memperpanjang umur simpannya.

4 dari 4 halaman

Cara Menata Isi Kulkas agar Terlihat Rapi dan Bebas dari Bau

5. Gunakan Rak Pintu Kulkas untuk Menyimpan Minuman Kemasan atau Bahan Kering

Bahan kering dan minuman botolan dapat disusun di rak kulkas. Misalnya variasi jus, susu kemasan, minuman kaleng, sereal, atau camilan kering yang dibungkus rapi dan aneka selai dalam botol tertutup.

Supaya kulkas selalu rapi dan tak jadi sarana penyimpanan makanan yang sudah tak layak konsumsi, selalu cek dan sortir isi kulkas, setidaknya tiga hari sekali, terutama buat kamu yang setiap harinya memiliki masakan yang tak habis disantap.

Selain lebih rapi dan enak dilihat, menata kulkas juga bermanfaat untuk mencegah food waste dari rumah. 

6. Tempel stiker atau label pada bahan masakan matang untuk mengetahui umur simpannya

Cara ini wajib dilakukan para chef untuk mengetahui umur kedaluwarsa makanan sekaligus memprioritaskan bahan yang wajib diolah lebih dulu untuk mencegah food waste.

Dengan memberi stiker atau label berwarna dengan tulisan tanggal penyimpanan, Anda lebih mudah mempriotaskan bahan makanan yang wajib diolah lebih dulu sebelum rusak atau kedaluwarsa.

Misalnya untuk masakan daging matang akan bertahan 3-4 hari dalam kulkas, daging merah segar 3-5 hari dalam kulkas, atau daging olahan yang bisa bertahan hingga 1-3 bulan dalam freezer.

 

Sumber: Masakapahariini

Yuk, baca artikel cara lainnya dengan mengeklik tautan ini.

Video Populer

Foto Populer