Sukses


8 Contoh Amalan yang Dianjurkan Selama Bulan Ramadan, Berikan Pahala Berlipat Ganda

Bola.com, Jakarta - Di bulan Ramadan umat muslim diwajibkan untuk menunaikan ibadah puasa selama sebulan penuh. Selain puasa, ada banyak amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan di bulan Ramdan.

Sementara itu, secara hakikat, Ramadan adalan bulan untuk membakar semua dosa-dosa serta menjadi momentum yang pas untuk mendulang pahala.

Pada dasarnya, Ramadan merupakan bulan agung yang penuh berkah dan ampunan. Tak heran, di bulan Ramadan banyak umat muslim yang berlomba meraihnya dengan mengerjakan berbagai amalan.

Perintah untuk mengerjakan berbagai amalan telah ditegaskan dalam hadis yang diriwayatkan Ibnu Khuzaimah, bahwa Rasulullah saw. telah bersabda,

"Barang siapa yang mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu pekerjaan kebajikan (amal sunah) di dalamnya (Ramadan) samalah ia dengan orang yang menunaikan suatu ibadah wajib di bulan yang lain. Dan barang siapa yang menunaikan suatu amalan wajib di dalamnya samalah dia dengan orang yang mengerjakan 70 amalan wajib di bulan yang lain. Ramadan itu adalah bulan sabar, sedangkan sabar itu pahalanya adalah surga."

Berikut ini contoh amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan umat muslim selama bulan Ramadan agar mendapatkan pahala melimpah, dikutip dari laman uai.ac.id dan uii.ac.id, Jumat (31/3/2023).

2 dari 5 halaman

Contoh Amalan yang Dianjurkan Selama Bulan Ramadan

1. Membaca Al-Qur’an

Memperbanyak membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an menjadi amalan yang dianjurkan kepada umat muslim saat bulan Ramadan.

Rasulullah saw. pada malam-malam bulan Ramadan senantiasa melakukan tadarus Al-Qur’an bersama malaikat Jibril.

2. Mengakhirkan Sahur dan Menyegerakan Berbuka Puasa

Untuk waktu bersantap sahur, umat muslim dianjurkan lebih baik dengan cara mengakhirkannya, yaitu menjelang waktu imsak, sedangkan waktu berbuka puasa dianjurkan menyegerakannya yaitu ketika masuk waktu magrib sebelum melaksanakan salat.

3 dari 5 halaman

Contoh Amalan yang Dianjurkan Selama Bulan Ramadan

3. Salat Tarawih dan Witir

Tarawih adalah salat sunah yang dikerjakan hanya pada malam bulan Ramadan. Setelah salat Tarawih berakhir, umat muslim dianjurkan untuk melaksanakan salat Witir. Salat Witir hukumnya sunah dan dikerjakan dengan rakaat ganjil.

4. Memberi Makan Orang yang Berpuasa

Diriwayatkan dalam HR. Tirmidzi maupun Ibnu Majah, Ahmad dan Al-Hafizh Abu Thahir, Nabi Muhammad saw. bersabda,

“Siapa memberimakan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.”

4 dari 5 halaman

Contoh Amalan yang Dianjurkan Selama Bulan Ramadan

5. Bersedekah

Bersedekah juga sangat dianjurkan dilakukan pada bulan Ramadan, meskipun dapat juga dilakukan di luar bulan ini saja. Seperti yang tertuang dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 261 yang artinya:

"Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah (bersedekah) adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang diakehendaki. Dan Allah maha luas (karunia-Nya) lagi maha mengetahui.”

6. Iktikaf di Masjid

Dari Abu Hurairah, ia mengatakan bahwa Nabi Muhammad saw.,

"Nabi Muhammad saw. dahulu setiap bulan puasa beriktikaf selama 10 hari, dan pada tahun di mana beliau meninggal, beliau beriktikaf di bulan Ramadan selama 20 hari." (HR. Bukhari & Abu Daud)

5 dari 5 halaman

Contoh Amalan yang Dianjurkan Selama Bulan Ramadan

7. Mencari Lailatulqadar dan Menghidupkannya

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنْ الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

Artinya: Nabi Muhammad saw. berkata, "Carilah lailatulqadar dalam malam ganjil dari 10 malam terakhir dari bulan Ramadan." (HR. Bukhari & Muslim, dari Aisyah)

Abu Hurairah meriwayatkan, bahwa Nabi Muhammad saw. menuturkan:

"Barang siapa yang bangun di malam lailatulqadar dengan iman dan harapan, maka Allah akan mengampuni dosanya yang telah lampau." (HR. Bukhari Muslim)

8. Bersilaturahmi

Dari Abu Hurairah, bahwa ada seorang lelaki berkata, "Wahai Rasulullah! Sungguh aku memiliki kerabat. Aku menyambung hubungan dengan mereka, tetapi mereka memutuskanku. Aku berbuat baik kepada mereka, tetapi mereka berbuat buruk kepadaku. Aku berlemah lembut dengan mereka, tetapi mereka berbuat kasar kepadaku."

Maka Nabi Muhammad saw. berkata:

"Apabila benar demikian, maka seakan engkau menyuapi mereka pasir panas, dan Allah akan senantiasa menjadi penolongmu selama engkau berbuat demikian." (HR. Muslim & Ahmad)

 

Sumber: uai.ac.id, uii.ac.id

Dapatkan artikel Islami berbagai tema lain dengan mengeklik tautan ini.

Video Populer

Foto Populer