Sukses


Bacaan Doa Salat Taubat yang Bisa Dipanjatkan Umat Muslim

Bola.com, Jakarta - Dalam Islam, doa adalah sarana penting yang memungkinkan umat muslim untuk berkomunikasi secara langsung dengan Allah Swt.

Sebagai satu di antara doa yang diakui secara luas dalam agama Islam, doa salat taubat menempati posisi penting sebagai sarana untuk memohon pengampunan dari dosa-dosa yang telah dilakukan.

Dengan menghayati dan memahami esensi bacaan doa salat taubat, umat Islam mampu menemukan ketenangan dalam kerendahan hati dan memperkuat ikatan spiritual mereka dengan Allah Swt.

Hampir setiap saat dengan sengaja atau tidak, setiap umat Islam pasti pernah berbuat dosa, sebab manusia memang tidak dapat luput dari kesalahan. Lalai meninggalkan salat menjadi satu di antara yang sering dilakukan.

Selebihnya, masih banyak lagi perbuatan dosa yang dilakukan oleh umat muslim dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Itulah mengapa, umat muslim perlu memohon ampunan dari Allah Swt., dengan harapan diampuni dari dosa dan menjauhi api neraka.

Berikut bacaan doa salat taubat yang bisa dipanjatkan umat muslim, disadur dari Dream, Jumat (3/11/2023).

2 dari 3 halaman

Bacaan Doa Salat Taubat yang Bisa Dipanjatkan Umat Muslim

Anjuran Berdoa seusai Salat Taubat

Setelah mengerjakan salat sunah taubat, dianjurkan untuk memperbanyak membaca istigfar yang ditujukan untuk memohon ampunan dari Allah Swt. Ini sesuai hadis Rasulullah dari Abu Bakar r.a., yang berbunyi:

"Hendaklah kalian membaca Laailaaha illallah dan istigfar lalu perbanyaklah membaca keduanya karena iblis berkata, 'Aku telah membinasakan manusia dengan dosa sedangkan mereka membinasakanku dengan Laailaaha illallah, istigfar. Lalu tatkala aku mengetahui demikian maka aku binasakan mereka dengan (mengikuti) hawa nafsu hingga akhirnya mereka membayangkan dan merasa bahwa sebenarnya mereka sedang mendapatkan petunjuk (dan berada di atas kebenaran)'." (HR. Al-Imam Al-Hafidz Ibnu Ya'la)

 

Doa Usai Salat Taubat

Bacaan istigfar setelah mengerjakan salat taubat nasuha adalah sebagai berikut:

Astaghfirullahal Ladzii Laa Ilahaaha Illaa Huwal Hayyul Qayyumu Wa Atuubu Ilahihi

Artinya: "Aku mohon maaf kepada Allah yang tidak ada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup dan berdiri sendiri dan aku bertukar kepada-Nya."

Bacaan istigfar ini hendaknya diucapkan sebanyak 100 kali sambil diresapi artinya dalam hati dengan setulus-tulusnya.

Setelah itu baru membaca doa salat taubat nasuha seperti yang diajarkan oleh Rasulullah saw berikut ini:

Allahumma Anta Rabbi, la ilaha illa Anta khalaqtani, wa ana 'abduka, wa ana ala ahdika wawa'dika mastatha'tu, audzubka min syarrima shana'tu, abu'u laka bini'matika alayya wa abu'u laka bi dzanbi, faghfirli , fa innahu la yaghfirudzunuba illa Anta

Artinya:

"Ya Allah Engkau adalah Tuhanku. Tidak ada sesembahan yang hak kecuali Engkau. Engkau yang menciptakanku, sedang aku adalah hamba-Mu dan aku di atas ikatan janji-Mu dan akan menjalankannya dengan semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari segala kejahatan yang telah aku lakukan, aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku sendiri dan aku mengakui dosaku kepada-Mu maka ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni segala dosa kecuali Engkau."

Mengenai doa tersebut, Rasulullah saw pernah bersabda, yang artinya:

"Barang siapa yang mengucapkannya (sayyidul istighfar) di siang hari dalam keadaan yakin dia kemudian dia mati pada hari itu sebelum petang hari maka dia termasuk penduduk surga. Dan siapa yang mengucapkannya di waktu malam hari dalam keadaan dia yakin di sana, kemudian dia mati sebelum subuh maka dia termasuk penduduk surga." (HR. Al-Bukhari)  

3 dari 3 halaman

Waktu Mengerjakan Salat Taubat dan Waktu yang Diharamkan

Bertobat merupakan sesuatu yang tidak bisa ditunda-tunda. Itulah mengapa taubat harus segera dilakukan setelah melakukan perbuatan dosa.

Salat taubat merupakan satu di antara bentuk salat mutlak yang waktu pelaksanaannya bisa dilakukan kapan saja, baik siang maupun malam kecuali pada waktu yang diharamkan untuk salat.

Sementara itu, sebagian ulama menyatakan bahwa waktu pelaksanaan salat taubat yang utama adalah pada 2/3 malam atau selama salat tahajud dilaksanakan.

Waktu-waktu yang diharamkan untuk salat adalah:

  • Mulai terbit fajar kedua hingga terbit matahari.
  • Saat terbit matahari hingga matahari naik sepenggalan.
  • Saat matahari bertahan di tengah-tengah hingga terlihat condong.
  • Setelah salat asar hingga matahari terbenam.
  • Ketika menjelang matahari terbenam hingga benar-benar sempurna tenggelamnya. 

 

Disadur dari:  Dream.co.id (Penulis: Sugiono. Diterbitkan: 8/5/2021)

Yuk, baca artikel Islami lainnya dengan mengeklik tautan ini.

Video Populer

Foto Populer