Sukses


Pengertian Yaumul Ba'ats dan Nama-Nama Hari Akhir Lainnya

Bola.com, Jakarta - Hari akhir atau kiamat merupakan hari berakhirnya kehidupan manusia di atas dunia, sekaligus merupakan awal dari kehidupan di akhirat untuk mempertanggungjawabkan semua amal perbuatan ketika hidup di dunia.

Hari akhir menurut kejadiannya dapat dibedakan menjadi dua jenis, yakni kiamat sugra dan kiamat kubra. Kiamat sugra artinya kiamat kecil, yaitu hari kehancuran sebagian kecil dari alam semesta.

Kiamat kubra artinya kiamat besar, yaitu kiamat yang sebenarnya, seluruh alam semesta berserta isinya akan hancur sehingga tidak ada satu makhluk pun yang mampu bertahan hidup kecuali Allah Swt. yang Maha Kekal.

Meski tidak mengetahui secara pasti kapan terjadinya kiamat, kita dapat mengetahui melalui tanda-tanda yang disabdakan oleh Rasulullah saw.

Hari akhir bukan hanya hari berakhirnya kehidupan manusia di dunia, tetapi juga menandai dimulainya kehidupan di akhirat.

Ada beberapa nama hari akhir sebagai tahapan yang akan ditempuh oleh manusia untuk menerima balasan dari amal ibadahnya ketika di dunia.

Satu di antara nama hari akhir disebut dengan yaumul ba'ats. Apa itu yaumul ba'ats?

Berikut ini pengertian yaumul ba'ats dan nama-nama hari akhir lainnya, dilansir dari cendikia.kemenag.go.id, Selasa (5/12/2023).

2 dari 4 halaman

Nama-Nama Hari Akhir

1. Yaumul qiamah artinya hari kehancuran

Pada hari itu bumi dan alam semesta serta semua isinya akan hancur atas izin Allah Swt. Pada hari itu semua manusia akan meninggal dunia untuk mempertanggungjawabkan semua amal perbuatannya sewaktu hidup di dunia.

2. Yaumul ba’ats artinya hari kebangkitan

Hari dibangkitkan manusia dari alam kubur (barzakh) ketika Allah Swt. memerintahkan Malaikat Israfil untuk meniup sangkakala yang kedua kalinya.

Manusia yang sudah berabad-abad meninggal dunia sehingga telah menjadi tulang-belulang di dalam kubur akan dihidupkan oleh Allah Swt. untuk menerima balasan dari amal perbuatannya.

3. Yaumul mahsyar artinya hari perkumpulan

Hari manusia dikumpulkan di suatu tempat yang luas. Matahari berada sejengkal di atas kepala manusia. Tidak ada yang dapat memberikan pertolongan, kecuali amal baik ketika di dunia.

3 dari 4 halaman

Nama-Nama Hari Akhir

4. Yaumul hisab artinya hari perhitungan

Hari dihitungnya amal perbuatan manusia ketika hidup di dunia. Hari itu manusia tidak bisa berdusta atas amal perbuatan yang pernah dilakukan di dunia.

Mulut akan terkunci, yang berbicara tangan dan kaki yang menjadi saksinya. Firman Allah Swt. dalam Q.S. Yasin ayat 65 berikut:

اَلۡيَوۡمَ نَخۡتِمُ عَلٰٓى اَفۡوَاهِهِمۡ وَتُكَلِّمُنَاۤ اَيۡدِيۡهِمۡ وَتَشۡهَدُ اَرۡجُلُهُمۡ بِمَا كَانُوۡا يَكۡسِبُوۡنَ‏

Artinya:

"Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; tangan mereka akan berkata kepada Kami dan kaki mereka akan memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan."

5. Yaumul mizan artinya hari penimbangan

Hari penimbangan antara perbuatan baik dan perbuatan buruk manusia sewaktu di dunia yang harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah Swt.

6. Yaumul jaza/Yaumul ad-din artinya hari pembalasan

Hari pembalasan atas amal perbuatan manusia. Pada hari tersebut manusia menerima balasan dari amal perbuatannya.

Perbuatan baik akan mendapat balasan kebaikan dan perbutan buruk akan mendapat siksaan.

4 dari 4 halaman

Hikmah Beriman kepada Hari Akhir

Hari kiamat merupakan peristiwa yang menjadi rahasia Allah Swt. tidak ada seorang pun yang mengetahuinya, tetapi peristiwa tersebut cepat atau lambat pasti akan terjadi.

Ketika kiamat telah terjadi, semua amal perbuatan ketika kita hidup di dunia akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah Swt.

Maka itu, sebagai orang Islam dan beriman, kita wajib menyakini akan terjadinya hari kiamat tersebut.

Banyak hikmah yang dapat diperoleh dari keyakinan kita terhadap terjadinya hari kiamat. Berikut ini hikmah hari akhir:

1. Mendorong umat manusia untuk senantiasa taat dan ikhlas dalam menjalankan perintah Allah Swt.

2. Bertindak dengan penuh tanggung jawab dan berhati-hati dalam melakukan setiap pekerjaan agar tidak mendatangkan dosa.

3. Menunjukkan perilaku yang terpuji dalam kehidupan sehari-hari.

4. Selalu teguh dalam melakukan setiap perbuatan dan pekerjaan yang diridai Allah Swt.

5. Senantiasa menjalankan hidup dengan penuh harapan karena keyakinan akan mendapat ganjaran dari Allah Swt.

6. Menyadarkan manusia agar tidak terlena dengan kesenangan dunia.

7. Menyadarkan manusia agar memperbanyak sedekah untuk kebaikan di akhirat kelak.

 

Sumber: Kemenag

Baca artikel seputar edukasi lainnya dengan mengeklik tautan ini.

Video Populer

Foto Populer