Sukses


5 Penyebab Gempa Bumi yang Perlu Diketahui

Bola.com, Jakarta - Gempa bumi merupakan fenomena alam yang sering menimbulkan kerusakan dan dampak signifikan bagi manusia dan lingkungan. Kehadirannya selalu menjadi peringatan akan kompleksitas dan dinamika bumi yang terus berubah. 

Pemahaman yang mendalam tentang penyebab gempa bumi penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi risiko di berbagai wilayah di seluruh dunia.

Satu di antara penyebab utama gempa bumi adalah pergerakan lempeng tektonik di bawah permukaan bumi.

Bumi terdiri dari beberapa lempeng besar yang bergerak secara terus-menerus. Ketika lempeng-lempeng ini bertabrakan, saling bergesekan, atau saling menjauh, energi besar dilepaskan, yang menyebabkan getaran atau gempa bumi.

Fenomena ini terjadi di berbagai zona subduksi, batas transformasi, dan zona divergen di seluruh dunia, dan sering kali disertai dengan aktivitas vulkanik yang signifikan.

Faktor manusia juga dapat berperan dalam menyebabkan gempa bumi, baik melalui aktivitas penambangan yang ekstensif, pengeboran minyak, atau bahkan pembangunan bendungan besar yang mengubah distribusi massa di bawah permukaan bumi. 

Untuk mengetahui berbagai penyebab terjadinya gempa, silakan mencermati penjelasannya di bawah ini.

Berikut lima penyebab gempa bumi yang perlu diketahui, Selasa (9/7/2024).

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 3 halaman

Penyebab Gempa Bumi

1. Pergerakan Lempeng Tektonik

Gempa bumi yang paling umum disebabkan oleh pergerakan lempeng tektonik. Bumi terdiri dari beberapa lempeng tektonik besar yang mengapung di atas lapisan mantel yang cair. Ketika lempeng-lempeng ini bergerak, mereka dapat bertabrakan, bergesekan, atau saling menjauh.

Pergerakan ini menyebabkan tekanan yang luar biasa pada batuan di sekitarnya, yang akhirnya bisa pecah dan melepaskan energi dalam bentuk gempa bumi.

Contoh terkenal dari jenis gempa ini adalah gempa di sepanjang Patahan San Andreas di California.

2. Aktivitas Vulkanik

Aktivitas vulkanik juga dapat menyebabkan gempa bumi. Ketika magma dari dalam bumi naik ke permukaan, tekanan yang dihasilkan dapat menyebabkan batuan di sekitarnya retak dan bergetar, menciptakan gempa bumi vulkanik.

Gempa jenis ini sering terjadi sebelum atau selama letusan gunung berapi.

Contoh: gempa bumi yang sering terjadi di sekitar Gunung Merapi di Indonesia sebelum letusan.

3. Patahan dan Rekahan Geologis

Patahan dan rekahan dalam kerak bumi bisa menjadi penyebab gempa bumi. Patahan adalah retakan di batuan bumi di mana pergeseran telah terjadi.

Ketika tekanan yang cukup terakumulasi di sepanjang patahan ini, batuan bisa tiba-tiba bergerak, melepaskan energi seismik yang menyebabkan gempa bumi.

Patahan ini bisa terjadi di berbagai lokasi, termasuk daerah yang jauh dari batas lempeng tektonik.

3 dari 3 halaman

Penyebab Gempa Bumi

4. Induksi oleh Aktivitas Manusia

Aktivitas manusia seperti penambangan, pengeboran minyak, dan penyuntikan cairan ke dalam tanah (misalnya untuk fracking atau penyimpanan limbah) dapat memicu gempa bumi.

Ketika manusia mengubah tekanan di bawah permukaan bumi melalui aktivitas ini, bisa terjadi ketidakstabilan yang menyebabkan gempa bumi.

Contoh dari gempa bumi yang diinduksi oleh manusia adalah gempa bumi yang terjadi di daerah Oklahoma, Amerika Serikat, yang dikaitkan dengan aktivitas fracking.

5. Pergerakan dan Akumulasi Air

Perubahan besar dalam distribusi air di permukaan bumi, seperti pengisian dan pengosongan waduk besar, juga dapat memicu gempa bumi.

Ketika volume besar air tiba-tiba dipindahkan, ini dapat mengubah tekanan di bawah permukaan bumi dan menyebabkan pergeseran batuan yang menghasilkan gempa bumi.

Sebagai contoh, gempa bumi yang terjadi setelah pengisian waduk Koyna di India pada 1967 diyakini disebabkan oleh tekanan dari air yang terakumulasi. 

 

Yuk, baca artikel edukasi lainnya dengan mengeklik tautan ini.

Video Populer

Foto Populer