Jonatan Christie Gagal Juara di India Open 2026, Tetap Banyak Pelajaran yang Bisa Dipetik

Langkah Jonatan Christie di India Open 2026 harus terhenti di partai puncak. Tunggal putra andalan Indonesia itu belum mampu mengakhiri turnamen dengan gelar juara setelah kalah dari Lin Chun-Yi asal Chinese Taipei.

Bola.com, Jakarta - Langkah Jonatan Christie di India Open 2026 harus terhenti di partai puncak. Tunggal putra andalan Indonesia itu belum mampu mengakhiri turnamen dengan gelar juara setelah kalah dari Lin Chun-Yi asal Chinese Taipei.

Pada final yang digelar di New Delhi, Sabtu (18/1/2026), Jonatan menyerah dua gim langsung dengan skor 10-21 dan 18-21. Hasil ini membuat Jojo, sapaan akrab Jonatan, harus puas menjadi runner-up.

Meski gagal naik podium tertinggi, performa Jonatan tetap mencuri perhatian. Dalam dua turnamen beruntun, Malaysia Open dan India Open, ia mampu melangkah hingga fase akhir, sebuah sinyal positif di awal musim 2026.

Bagi Jonatan, capaian ini bukan sekadar soal hasil. Ia menilai perjalanan yang dilalui, mulai dari proses persiapan, menjaga kondisi fisik, hingga ketahanan mental, sebagai bekal penting menuju turnamen-turnamen berikutnya.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Bersyukur Meski Belum Angkat Trofi

Jonatan membuka refleksinya dengan rasa syukur atas pencapaian yang diraih dalam dua turnamen terakhir, meski belum berbuah gelar juara.

“Pertama pasti puji Tuhan dulu, bersyukur hasilnya dua turnamen terakhir ini cukup baik walau belum bisa meraih gelar juara,” ujar Jonatan.

Ia menegaskan sudah berusaha menampilkan performa terbaik sejak awal turnamen hingga partai final. Menurutnya, konsistensi proses menjadi hal yang paling ia jaga.

“Saya sudah menampilkan yang terbaik dari setiap proses, dari awalnya sampai hari ini di partai final,” lanjutnya.

Jonatan juga menyinggung betapa beratnya rangkaian pertandingan yang ia jalani sejak Malaysia Open. Fokus, mental, dan kondisi fisik menjadi tantangan tersendiri yang harus terus dijaga.

“Dari Malaysia Open juga terutama pasti tidak gampang, jaga fokusnya, jaga mentalnya, jaga fisik badan semua dan segala macamnya. Jadi ini salah satu hal yang positif yang bisa diambil,” ucap Jonatan.

 

3 dari 4 halaman

Lin Chun-Yi Lebih Siap di Final

Jonatan mengakui ada sejumlah faktor teknis yang memengaruhi permainannya di partai final. Salah satunya adalah kondisi lapangan yang berbeda dibanding pertandingan sebelumnya.

“Di partai tadi ada beberapa hal yang berbeda dari kemarin. Dari kondisi angin sedikit berbeda, beberapa kali shuttlecock-nya juga feeling touch-nya agak sedikit kurang stabil,” jelasnya.

Situasi tersebut membuat Jonatan kesulitan mengembangkan permainan. Ia mengakui berada dalam tekanan sepanjang laga dan beberapa kali tampil terlalu terburu-buru.

“Terlepas dari itu semua memang Lin Chun-Yi bermain bagus dan saya tadi banyak tertekan, agak terburu-buru. Sudah mencoba, tapi pada akhirnya ya ini hasilnya,” katanya.

 

4 dari 4 halaman

Evaluasi Hadapi Perubahan Setiap Venue

Kekalahan di final India Open menjadi bahan evaluasi penting bagi Jonatan, terutama dalam menyikapi perbedaan kondisi lapangan di setiap turnamen.

Menurutnya, setiap venue memiliki karakteristik unik yang bisa berdampak langsung pada strategi dan pola permainan.

“Evaluasinya mungkin dari menyikapi kondisi perubahan setiap match dan setiap lapangan. Setiap venue punya keunikan masing-masing,” tutur Jonatan.

Ia mencontohkan perbedaan kondisi antara India, Malaysia, dan Indonesia yang menuntut adaptasi cepat dari pemain.

“Seperti di Indonesia Masters besok di Istora seperti apa, di sini beda, Malaysia kemarin beda juga. Itu cukup jadi pengaruh ke dalam strategi dan cara bermain di lapangan, jadi harus bisa lebih membaca dan menyikapi keadaan,” sambungnya.

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer