Sukses


5 Pekerjaan Rumah Besar Zidane di Real Madrid saat Pandemi Virus Corona Berakhir

Jakarta - Zinedine Zidane belum memberikan gebrakan besar sejak kembali ditunjuk menjadi pelatih Real Madrid pada pertengahan musim lalu. Performa Los Blancos masih naik turun, walaupun sempat menyabet gelar Piala Super Spanyol di Arab Saudi. 

Musim ini, Real Madrid, sudah tersingkir dari ajang Copa del Rey setelah kalah dari Real Sociedad di Santiago Bernabeu. Posisi El Real di Liga Champions juga terancam setelah di leg pertama babak 16 besar menderita kakalahan 1-2 dari wakil Premier League, Manchester City.

Satu-satunya harapan yang tersisa kini hanyalah ajang La Liga. Di kompetisi domestik, Los Blancos mulai bisa bersaing dengan Barcelona meski masih berada di urutan kedua dengan jarak dua poin.

Namun, untuk sementara kompetisi tengah dihentikan gara-gara penyebaran virus corona. Belum ada jaminan kapan liga akan kembali bergulir karena pandemi virus corona belum mereda. Hingga saat ini, jumlah orang yang terinfeksi COVID-19 masih terus meningkat bahkan sudah melebihi angka 1 juta.

Nasib Zinedine Zidane jelas tidak aman. Meski menandatangani kontrak hingga 2022, bukan mustahil Zizou bakal dipecat bila tidak kunjung membawa perubahan signifikan bagi skuat Los Blancos. Dan bila posisinya tetap aman, maka sederet pekerjaan rumah telah menantinya saat pandemi virus corona berakhir. 

Apa saja pekerjaan rumah yang menanti Zinedine Zidane di Real Madrid? Berikut adalah perinciannya seperti dilansir dari AS

 

2 dari 6 halaman

1. Dilema Haaland

Salah satu permasalahan Real Madrid yang sangat mencolok adalah lini depan. Di era keemasan Los Blancos bersama Zidane, daya dobrak tim ibu kota bila dirata-ratakan mampu mencapai tiga gol per laga. Namun belakangan, angka rata-rata ini merosot bahkan tidak sampai menyentuh angka 2. 

Erling Haaland muncul sebagai solusi alternatif bagi Zidane dalam memecahkan masalah ini. Wonderkid berusia 19 tahun itu telah menunjukkan kemampuannya bersama Borussia Dortmund. Namun Zidane harus segera membuat keputusan, sebab banyak klub yang juga mengincarnya. 

Pilihan lain adalah memanfaatkan stok penyerang yang ada. Saat ini, Real Madrid masih memiliki  Luka Jovic dan Mariano. Kembalinya Marco Asensio juga bisa menambah daya dobrak Los Blancos. Begitu juga dengan kembalinya Eden Hazard setelah absen cukup lama karena cedera. 

3 dari 6 halaman

2. Melepas Duri Dalam Daging

Posisi Gareth Bale dan James Rodriguez seperti seperti duri dalam daging bagi skuat Los Blancos. Zinedine Zidane sudah terang-terangan meminta mereka untuk mencari klub baru. Namun bila kedua pemain tidak menyetujuinya, maka wacana ini tentu saja tidak akan mungkin bisa berjalan. 

Keberadaan kedua pemain itu dianggaap sangat membebani keuangan klub. Seperti diketahui, Bale merupakan pemain dengan gaji tertinggi di Real Madrid bersama Sergio Ramos. Setiap tahun Madrid harus mengeluarkan 14,5 juta euro untuk Bale. Sementara Rodriguez menerima 10 juta euro.

Sulit menemukan tim yang bersedia menyiapkan gaji setinggi itu sekaligus memenuhi nilai yang ditawarkan Real Madrid. Ini tentu akan menjadi tugas berat yang bakal menanti Zidane. 

4 dari 6 halaman

3. Perburuan Paul Pogba

Ada dua pemain yang akan kembali berkontribusi di lini tengah Real Madrid, seperti Martin Odegaard dan Dani Ceballos. Hanya saja, Zidane membutuhkan gelandang yang bertenaga yang kuat dalam menyerang dan bertahan. Bagi Zidane, hanya ada satu yang mampu melakukannya;  Paul Pogba. 

Kontrak Pogba dengan Manchester United (MU) akan berakhir pada 2021, namun ingin memperbaharuinya. Hanya saja, mimpi Pogba untuk bergabung dengan Madrid masih menyala. Krisis ekonomi juga kemungkinan akan menurunkan harga pemain Prancis itu hingga mencapai 100 juta euro. 

Masalahnya, bukan perkara bisa atau tidaknya Madrid menyiapkan dana sebesar itu tapi niat pembelian Pogba bisa saja berpengaruh dalam rencana mega transfer Kylian Mbappe ke Santiago Bernabeu. 

5 dari 6 halaman

4. Teka-Teki Full Back

Real Madrid sebenarnya punya stok yang banyak di dua sisi full back. Marcelo ingin menuntaskan kontraknya dan Ferland Mendy baru saja diboyong dari Lyon musim lalu. 

Dani Carvajal tentu masih menjadi pilihan starter. Hanya saja, Los Blancos masih punya Alvaro Odriozola, Achraf Hakimi, dan Sergio Reguilón. Langkah masuk akal bila Zidane akan melepas Odriozola dan harus memutuskan antara Reguilón dan Achraf.

Mereka berdua memang melewati musim yang luar biasa di Sevilla dan Borussia Dortmund, tapi krisis keuangan mungkin akan memaksa salah satu dari mereka dijual. Zidane harus berjudi sebab Achraf dapat bermain di kedua sisi full back.

  

6 dari 6 halaman

5. Butuh Bek Tengah

Saat ini, Real Madrid masih punya stok empat bek tengah, yakni Sergio Ramos, Raphael Varane, Eder Militao, dan Nacho. Dari keempatnya, Nacho yang kemungkinan bakal hengkang. Dia ingin mencari menit bermain di tim lain sementara Militao menunjukkan performa yang kurang megesankan belakangan ini. 

Akademi tidak terlalu menawarkan banyak solusi untuk persoalan ini. Bisa saja Zidane meminta untuk meminta tambahan pemain sebagai pelapis kedua starter-nya. 

Sebenarnya, Real Madrid masih punya Jesus Vallejo yang sudah kenyang pengalaman saat dipinjamkan ke tim lain. Hanya saja setelah berpindah-pinndah dari nggris ke Jerman, dan sekarang Granada, Vallejo justru kerap dihantam badai cedera ketika mendapat kesempatan di Real Madrid. 

Sumber: berbagai sumber

Disadur dari: Liputan6.com (Penulis Marco Tampubolon, published: 10/4/2020). 

7 Stadion La Liga Dengan Penonton Terbanyak, Suporter Barcelona Kalahkan Real Madrid

Video Populer

Foto Populer