Sukses


Tradisi Receh Bayern Munchen Ternyata Bikin Toni Kroos Tak Suka, Lebih Nyaman di Real Madrid

Bola.com, Madrid - Gelandang Real Madrid, Toni Kroos, mengungkap satu di antara hal yang membuatnya tidak nyaman ketika memperkuat Bayern Munchen.

Bukan hal besar, melainkan hal sepele tetapi menjadi tradisi Bayern, yakni makan malam.

The Bavarians, yang kuat pada tradisi, selalu makan malam bersama setelah pertandingan. Ini merupakan sebagai satu di antara kebiasaan mereka.

Bertahun-tahun, para pemain dan pelatih melakukannya apapun hasil pertandingannya. Dalam makan malam, pemain dan pelatih bisa saling ngobrol dan yang lainnya.

Namun, Kroos terntata tidak suka. Kroos lebih memilih rutinitasnya di Real Madrid.

"Di Real Madrid kami bisa langsung pulang setelah pertandingan," katanya kepada podcast Einfach Mal Luppen, dikutip dari Marca, Kamis (29/10/2020).

"Di Bayern tidak seperti itu sama sekali, terutama dengan pertandingan tandang Eropa di mana kami akan selalu melakukannya, yakni makan malam bersama," imbuhnya.

Namun, Kroos menilai makan malam bersama tidak bisa dilakukan setiap saat.

"Tetapi ada beberapa game di mana Anda tidak ingin melakukannya setelahnya. Sejujurnya saya tidak pernah menyukainya. Saya lebih menyukai apa yang dapat saya lakukan sekarang," kata pemain yang gabung Real Madrid pada 2014 itu.

2 dari 3 halaman

6 Tahun di Real Madrid

Enam tahun di Real Madrid membuat Toni Kroos sudah semakin nyaman dengan kultur dan kehidupan di klub.

Ia meninggalkan Bayern Munchen pada 2014, setelah tujuh tahun bergabung. Gelandang berumur 30 tahun itu mengemas 130 penampilan dan mencetak 13 gol. 

Kroos sempat dipinjamkan ke Bayer Leverkusen selama dua musim kemudian hijrah ke Real Madrid hingga sekarang.

 

Sumber: Marca

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Video Populer

Foto Populer