Real Madrid Memasuki Era Alvaro Arbeloa, Ini Prakiraan Starting XI Los Blancos

Alvaro Arbeloa dinilai layak sebagai pengganti Xabi Alonso. Ia merupakan sosok yang lama berkecimpung di akademi Real Madrid dan perlahan naik jenjang kepelatihan sejak 2020.

Bola.com, Jakarta - Real Madrid berpisah dengan Xabi Alonso setelah kekalahan dramatis 2-3 dari Barcelona pada final Piala Super Spanyol. Alvaro Arbeloa pun ditunjuk sebagai pengganti.

Alvaro Arbeloa dinilai layak sebagai pengganti Xabi Alonso. Ia merupakan sosok yang lama berkecimpung di akademi Real Madrid dan perlahan naik jenjang kepelatihan sejak 2020.

Alvaro Arbeloa dikenal sebagai pelatih yang cenderung menerapkan sistem 4-3-3. Pendekatan ini diyakini akan menjadi fondasi utama Real Madrid dalam beberapa bulan ke depan.

Arbeloa juga disebut banyak terinspirasi dari gaya permainan intens ala Liverpool era Jurgen Klopp, dengan tekanan tinggi dan agresivitas baik saat menguasai bola maupun ketika bertahan.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 5 halaman

Peran Kunci di Lini Belakang

 

Di posisi penjaga gawang, Thibaut Courtois tetap menjadi pilihan utama. Courtois masih dianggap sebagai salah satu kiper terbaik di dunia saat ini.

Jika Real Madrid ingin kembali ke performa terbaik dan meraih trofi besar musim ini bersama Arbeloa, peran Courtois akan sangat krusial.

Untuk sektor bek kanan, Trent Alexander-Arnold diprediksi menjadi andalan. Arbeloa ingin timnya menekan tinggi dan bermain dengan intensitas besar, sistem yang sangat familiar bagi Alexander-Arnold.

Meski masih menepi akibat cedera sejak Desember, ia berpeluang kembali bulan depan, dengan kemampuan umpan panjangnya menjadi aset luar biasa.

Sementara di jantung pertahanan, Antonio Rudiger diperkirakan mendapat menit bermain lebih banyak menyusul absennya Eder Militao hingga setidaknya April 2026.

Walau sempat bergulat dengan cedera, Rudiger tetap dianggap sebagai salah satu bek terbaik di Eropa saat berada dalam kondisi fit. Ia kemungkinan akan berduet dengan Dean Huijsen, bek muda 20 tahun yang sebelumnya direkrut Alonso.

Meski kini harus meyakinkan pelatih baru, Huijsen diprediksi tetap mempertahankan tempatnya, terutama karena krisis cedera di lini belakang Madrid.

Sementara itu, posisi bek kiri kemungkinan tetap diisi Alvaro Carreras. Arbeloa belum pernah bekerja langsung dengannya di level akademi, tetapi keduanya akan berkolaborasi di tim utama, dan Carreras diperkirakan tetap menjadi starter.

3 dari 5 halaman

Dominasi di Tengah

Sementara di lini tengah, Aurelien Tchouameni diproyeksikan sebagai gelandang bertahan utama. Ia hampir selalu bermain di era Alonso dan perannya dalam sistem 4-3-3 Arbeloa akan sangat vital, terutama untuk melindungi lini belakang.

Federico Valverde berpeluang kembali ke posisi naturalnya sebagai gelandang setelah kerap dimainkan sebagai bek kanan sebelumnya.

Dengan rencana Arbeloa menerapkan gegenpressing, Valverde dinilai ideal untuk peran box-to-box berkat stamina dan intensitasnya. Jude Bellingham melengkapi trio gelandang, kemungkinan sebagai pemain paling ofensif di antara ketiganya.

Meski sempat muncul spekulasi bahwa hubungannya dengan Alonso tidak selalu harmonis dan ia kurang puas dengan perannya, tugas Arbeloa adalah mengembalikan performa terbaik gelandang berusia 22 tahun tersebut.

4 dari 5 halaman

Ancaman di Lini Depan

Untuk sektor sayap kanan, Arda Guler diprediksi kembali ke posisi alaminya setelah sebelumnya sering dimainkan lebih ke tengah.

Meski persaingan ketat dengan Rodrygo dan Franco Mastantuono, Guler dianggap sebagai pemain paling dalam performa terbaik saat ini.

Sayap kiri hampir pasti menjadi milik Vinicius Junior. Hubungannya dengan Alonso disebut sempat renggang, bahkan pada November lalu dilaporkan bahwa Vinicius enggan berkomitmen jangka panjang selama situasi itu berlanjut.

Arbeloa kini memegang peran penting untuk mengembalikan kepercayaan sang bintang Brasil, yang jika berhasil, bukan tidak mungkin akan berujung pada perpanjangan kontrak dalam beberapa bulan ke depan.

Di lini depan, Kylian Mbappe akan menjadi ujung tombak. Mengelola ego para bintang merupakan tantangan terbesar bagi pelatih Real Madrid, dan mendapatkan dukungan penuh Mbappe akan sangat menentukan.

Terlepas dari inkonsistensi tim musim ini, penyerang asal Prancis tersebut tetap tampil luar biasa secara individu dengan torehan 29 gol dari 25 pertandingan.

Jika Real Madrid berhasil meraih trofi musim ini, Mbappe diyakini akan memainkan peran sentral.

Sumber: Planet Football

5 dari 5 halaman

Persaingan di La Liga Spanyol

Video Populer

Foto Populer