Awal Ideal Barcelona: 17 Gol dari 4 Laga, Tim Terproduktif di Eropa

Barcelona mengemas 17 gol dari empat laga LaLiga 2026/2027, memimpin Eropa. Selisih gol +15, rekor sempurna, tetap tajam meski gagal merekrut Julian Alvarez.

Bola.com, Jakarta - Barcelona langsung menunjukkan ketajaman luar biasa pada awal musim 2026/2027. Empat pertandingan LaLiga menghasilkan 17 gol, menjadikan Blaugrana sebagai tim paling produktif di lima liga top Eropa sejauh ini.

Catatan tersebut terasa semakin impresif karena Barcelona sebelumnya gagal mendapatkan target utama mereka, Julian Alvarez. Namun, tanpa kehadiran penyerang tersebut, lini depan Barcelona tetap tampil agresif dan konsisten mencetak gol.

Kemenangan telak 5-0 atas Valencia di Mestalla menjadi bukti terbaru produktivitas Barcelona. Hasil itu sekaligus memperlebar keunggulan mereka dalam persaingan tim paling subur di liga-liga elite Eropa.

Barcelona bahkan tidak hanya mengandalkan lini depan. Dengan baru kebobolan dua gol, Blaugrana memiliki selisih gol +15 dan menyapu bersih empat laga awal LaLiga.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Barcelona Unggul Jauh dalam Produktivitas

Seperti dilaporkan SPORT, belum ada klub dari lima liga besar Eropa yang mampu menyamai koleksi 17 gol Barcelona dalam empat pertandingan pertama. Blaugrana mencatat rata-rata 4,25 gol per laga, sebuah angka yang menunjukkan betapa tajamnya mereka sejak awal musim.

Barcelona mencetak lima gol dalam tiga pertandingan, yakni ketika menghancurkan Elche dan Valencia dengan skor 5-0 serta mengalahkan Rayo Vallecano 5-2. Satu-satunya laga ketika mereka tidak mencetak lima gol terjadi saat menang 2-0 atas Athletic Club.

Jarak produktivitas Barcelona dengan klub-klub lain di liga elite Eropa juga cukup lebar. Alaves dan Real Madrid menjadi dua tim terdekat di Spanyol dengan 10 gol, sedangkan AS Roma menjadi yang paling produktif di Italia dengan jumlah gol yang sama dari tiga pertandingan.

Chelsea memimpin produktivitas di Inggris dengan delapan gol dari tiga laga. Sementara itu, Augsburg dan Elversberg sama-sama mencetak tujuh gol di Jerman, sedangkan Strasbourg menjadi tim paling subur di Ligue 1 dengan delapan gol dari tiga pertandingan.

Ketajaman Kolektif Barcelona

Produktivitas Barcelona semakin menonjol karena berjalan beriringan dengan pertahanan yang solid. Mereka hanya kebobolan dua gol dalam empat laga, sementara Joan Garcia sudah mencatat tiga clean sheet.

Selisih gol +15 membuat Barcelona menjadi tim paling produktif sekaligus salah satu klub dengan pertahanan paling sulit ditembus di Eropa. Kombinasi tersebut mengantarkan mereka ke puncak klasemen LaLiga dengan rekor sempurna.

Sebanyak 14 dari 17 gol Barcelona memang lahir dari kontribusi Raphinha, Fermin Lopez, dan Lamine Yamal. Namun, produktivitas tim tidak bergantung sepenuhnya pada tiga pemain tersebut karena ancaman bisa datang dari berbagai area lapangan.

Hal itu menjadi semakin menarik karena Barcelona belum memiliki penyerang murni atau nomor sembilan yang benar-benar menjadi pilihan utama. Bahkan setelah Gabriel Jesus tiba pada akhir bursa transfer, sang pemain belum sekalipun tampil sebagai starter untuk Barcelona.

Sumber: Barca Universal

Video Populer

Foto Populer