Kalah dari Atletico, Mourinho Belum Coret Real Madrid dari Perburuan Gelar Liga Spanyol

Real Madrid tertinggal enam poin dari Barcelona setelah kalah dari Atletico Madrid. Jose Mourinho tetap yakin Los Blancos masih bisa mengejar gelar Liga Spanyol

Bola.com, Jakarta - Real Madrid harus menerima kekalahan dalam derby Madrid, tetapi Jose Mourinho belum menganggap persaingan gelar Liga Spanyol berakhir. Menurutnya, Los Blancos masih punya waktu panjang untuk mengejar Barcelona yang kini berada di puncak klasemen.

Real Madrid kalah 1-2 dari Atletico Madrid pada Minggu (27/9/2026). Hasil tersebut membuat mereka berada di peringkat keempat dengan selisih enam poin dari Barcelona.

Usai pertandingan, Mourinho kembali menyampaikan keberatannya terhadap sejumlah keputusan wasit. Ia bahkan membawa gambar dua insiden yang menurutnya seharusnya berujung kartu merah untuk Lee Kang-in dan Cristian Romero.

Kekecewaan Mourinho tidak hanya berkaitan dengan derby Madrid. Pelatih asal Portugal itu juga mengungkit beberapa keputusan dalam pertandingan sebelumnya yang menurutnya ikut memengaruhi perjalanan Real Madrid di Liga Spanyol.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Mourinho Belum Coret Real Madrid dari Persaingan

Posisi Real Madrid memang belum ideal setelah lima pertandingan pertama musim ini. Namun, Mourinho menilai jarak enam poin dengan Barcelona belum menentukan karena kompetisi masih berada pada tahap awal.

Ia menyadari target utama Real Madrid adalah berada di posisi teratas. Meski demikian, Mourinho meminta situasi timnya dilihat dari perjalanan satu musim penuh, bukan hanya posisi pada akhir September.

"Jelas, kami ingin berada di posisi pertama dan tidak ingin berada di posisi kedua, ketiga atau keempat. Kami ingin memiliki lebih banyak poin daripada yang kami miliki sekarang, tentu saja," kata Mourinho.

"Namun dalam kondisi normal, karena yang terpenting bukan bagaimana Anda memulai, melainkan bagaimana Anda mengakhiri musim, kita sedang membicarakan akhir September dan masih banyak pertandingan yang harus dimainkan," lanjutnya.

Mourinho Kembali Singgung Keputusan Wasit

Mourinho kemudian mengungkap sejumlah keputusan yang menurutnya menjadi persoalan bagi Real Madrid dalam beberapa pekan terakhir. Ia menyebut gol yang dianulir saat menghadapi Osasuna dan dua keputusan penalti sebagai beberapa contoh.

Selain itu, Mourinho juga mempermasalahkan keputusan dalam pertandingan melawan Athletic Club. Ia melihat rangkaian keputusan tersebut sebagai sesuatu yang terus bertambah sepanjang kompetisi.

"Saya sudah mengatakan terlalu banyak. Saya sebenarnya tidak ingin mengatakan lebih banyak lagi, tetapi beberapa hal sudah terlihat dalam beberapa pekan terakhir: gol yang dianulir melawan Osasuna itu menggelikan, penalti di San Sebastian menggelikan, dan penalti untuk Barcelona juga menggelikan," ujar Mourinho.

"Keputusan untuk tidak mengeluarkan pemain saat melawan Athletic Club, dengan orang ini yang sangat baik kepada seorang pemain yang merupakan pemain hebat, semuanya adalah hal-hal yang terus bertambah," lanjutnya.

Kekalahan Tak Buat Mourinho Kecewa pada Tim

Terlepas dari hasil akhir, Mourinho tetap memberikan apresiasi terhadap penampilan para pemain Real Madrid. Ia secara khusus menyukai cara timnya menunjukkan kebanggaan dan determinasi dalam menghadapi situasi sulit.

Mourinho juga menilai babak pertama berjalan dengan baik bagi Real Madrid. Namun, kondisi menjadi lebih sulit pada paruh kedua ketika Atletico mampu menguasai bola dan mengontrol pertandingan dengan keunggulan jumlah pemain.

"Saya pikir saya akan menemukan liga yang berbeda dari liga yang saya tinggalkan. Mereka mengatakan tidak, dan mereka menjelaskan mengapa liga ini tidak berbeda dari liga yang saya tinggalkan beberapa tahun lalu. Tetapi kami akan terus berjuang," tegas Mourinho.

"Anak-anak meninggalkan lapangan dengan kecewa, tetapi dengan pelukan dari pelatih mereka, karena saya sangat menghormati apa yang mereka rasakan di lapangan. Tidak mudah berada di lapangan dalam situasi seperti yang mereka alami," lanjutnya.

Persaingan Sengit di Liga Spanyol

Video Populer

Foto Populer