Hansi Flick Soroti Peran Jules Kounde, Gabriel Jesus, dan Lamine Yamal saat Barcelona Hajar Getafe

Hansi Flick membahas kontribusi Jules Kounde, Gabriel Jesus, dan Lamine Yamal setelah Barcelona menang 3-0 atas Getafe di La Liga.

Bola.com, Jakarta - Hansi Flick memberikan tanggapan positif setelah Barcelona meraih kemenangan 3-0 atas Getafe pada pekan kedelapan La Liga 2026/2027 di Spotify Camp Nou, Sabtu (10/10/2026) malam WIB. Hasil tersebut membuat Blaugrana melanjutkan tren sempurna dengan delapan kemenangan dari delapan pertandingan liga.

Barcelona mengamankan tiga poin melalui gol Anthony Gordon, Gabriel Jesus, dan Jules Kounde. Gol Jesus tercipta pada babak pertama, sedangkan Kounde menyempurnakan kemenangan tuan rumah setelah jeda.

Tambahan tiga poin membuat Barcelona tetap berada di puncak klasemen sementara dengan koleksi 24 poin. Mereka juga memperpanjang rekor kemenangan kandang di kompetisi liga menjadi 23 pertandingan berturut-turut.

Flick melakukan rotasi dengan menurunkan Gavi, Kounde, dan Gabriel Jesus sejak awal pertandingan. Seusai laga, pelatih asal Jerman itu membahas profesionalisme Kounde, kontribusi Jesus dalam serangan, serta keinginan Lamine Yamal untuk terus bermain meski menit bermainnya perlu dikelola.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Flick Tekankan Profesionalisme Jules Kounde

Kounde memanfaatkan kesempatan kembali ke susunan pemain utama dengan mencetak gol dalam kemenangan Barcelona. Flick mengaku melihat sendiri etos kerja bek tersebut setiap hari, termasuk kemauannya untuk terus meningkatkan kemampuan dan bersaing mendapatkan tempat di tim.

Meski demikian, Flick mengingatkan bahwa keputusan pemilihan pemain harus didasarkan pada kebutuhan tim. Ia menilai kesediaan pemain menerima peran sebagai pemain cadangan merupakan bagian penting dalam membangun tim yang mampu meraih gelar.

"Dia adalah pemain yang 100 persen profesional. Itulah yang saya lihat setiap hari. Dia ingin bersaing, berkembang, dan selalu ingin menjadi lebih baik. Tim saya sangat membantunya. Kami memikirkan tim dan siapa yang bermain paling baik dalam setiap pertandingan," ujar Flick.

"Hal terpenting adalah tim, dan para pemain harus memahami bahwa terkadang mereka perlu duduk di bangku cadangan. Itulah yang penting untuk memenangkan gelar. Suasananya luar biasa dan saya menghargainya setiap hari. Hal seperti ini tidak biasa. Saya senang," lanjutnya.

Gabriel Jesus Buktikan Ketajaman di Lini Depan

Gabriel Jesus mendapatkan kesempatan tampil sejak menit awal dan berhasil mencetak gol yang membantu Barcelona mengendalikan pertandingan. Flick mengaku senang dengan kontribusi penyerang tersebut, terutama karena ia mampu menjalankan perannya dalam permainan kolektif tim.

Menurut Flick, kekuatan lini serang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mencetak gol. Ia ingin seluruh pemain ikut membantu pertahanan, sementara Jesus dinilai mempunyai karakter berbeda dari Rapha dan memiliki keunggulan dalam penyelesaian akhir.

"Semua pemain harus terlibat dalam menyerang maupun bertahan. Kami memulai pertandingan dari belakang, dan para penyerang juga berkontribusi dalam bertahan," kata Flick.

"Semua orang merupakan bagian dari tim dan saling terhubung, dan itu penting. Dia adalah pesepak bola hebat. Dia berbeda dari Rapha, tetapi mencetak gol adalah keunggulannya; dia tahu persis ke sudut mana harus mengarahkan tembakan. Saya sangat senang dengannya," tambahnya.

Flick Jelaskan Pengelolaan Menit Bermain Lamine Yamal

Lamine Yamal kembali dipercaya menjadi starter saat Barcelona menjamu Getafe. Flick mengungkapkan bahwa dirinya sempat menanyakan apakah pemain muda itu ingin diganti, tetapi Yamal memilih melanjutkan pertandingan karena masih ingin memberikan kontribusi di lapangan.

Flick tetap menaruh perhatian terhadap pengelolaan beban bermain Yamal. Ia menilai sang pemain mampu menciptakan lebih banyak peluang pada babak kedua dan menyebut proses pemulihannya berjalan baik berkat perawatan yang dijalani.

"Dia ingin memberikan segalanya. Saya bertanya apakah dia ingin saya menggantinya, tetapi dia menjawab tidak. Dia suka bermain," tutur Flick.

"Kami harus mengatur beban bermainnya, tetapi babak pertama terasa lebih mudah baginya dan pada babak kedua dia menciptakan lebih banyak peluang. Saya senang dengan sikapnya. Dia pulih dengan baik dan menjalani perawatan," pungkasnya.

Barcelona kini bersiap menghadapi pertandingan berikutnya di Liga Champions. Tim asuhan Flick akan bertemu Galatasaray pada Rabu (14/10) mendatang.

Persaingan Sengit di Liga Spanyol

Video Populer

Foto Populer