Main Buruk, Simon Angkat Koper dari Singapura Terbuka 2015

oleh Yosef Deny Pamungkas diperbarui 11 Apr 2015, 18:35 WIB
Simon Santoso (PBSI)

Bola.com, Singapura - Langkah pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Simon Santoso harus terhenti di babak semifinal Singapura Terbuka Super Series 2015 usai takluk dari wakil Jepang, Kento Momota. Simon menyerah lewat pertandingan straight game, 10-21 dan 13-21.

Simon yang merupakan wakil terakhir Indonesia di nomor tunggal putra tampil tak mengesankan sepanjang pertandingan yang berlangsung di Singapura Indoor Stadium, Sabtu (11/4/2015) malam WIB. Hal itu terbukti dari seringnya Simon melakukan kesalahan sendiri yang membuat Momota dengan leluasa mendulang poin demi poin.

Advertisement

"Hari ini saya tampil kurang bagus, banyak mati sendiri dan melakukan kesalahan sendiri. Kento hanya bermain lebih sabar dari saya. Saya kecewa dengan penampilan saya hari ini, untuk masalah hasil saya tidak terlalu memikirkannya. Tapi permainan saya hari ini tidak bisa keluar," kata Simon seperti dikutip dari BadmintonIndonesia.org.

Tak hanya Simon yang mengakui permainannya sedang buruk. Sang lawan, Kento Momota juga sependapat. Pebulu tangkis muda Jepang yang memang sedang naik daun ini bahkan sampai merasa kecewa lantaran pertandingan tak berlangsung sesuai yang diharapkan.

"Saya sudah mempelajari permainan Simon. Dia merupakan pemain yang bagus. Sebenarnya saya berharap bisa melawan Simon dengan kondisi terbaiknya, sayang hari ini tidak terjadi seperti itu,” kata Kento.

Berkat kekalahan ini Indonesia praktis tak memiliki satu pun wakil di final Singapura Terbuka Super Series 2015 dalam nomor tunggal putra. Adapun Kento Momota bakal menghadapi wakil Hongkong, Hu Yun di partai puncak.

Baca juga:

Hazard Optimistis Chelsea Juara Liga Inggris

Tidak Dijual, Wenger Minta Man City Lupakan Wilshere

Pellegrini Tetap Tenang Meski Diambang Pemecatan