Imelda Wiguna Jadi Duta Women in Badminton Asia

Imelda Wiguna bangga menjadi wakil Indonesia menjadi Duta Women in Badminton wilayah Asia.

BolaCom | BolaDiterbitkan 18 Mei 2015, 20:20 WIB
DITUNJUK- Imelda Wiguna, ditunjuk oleh BWF menjadi Duta Women in Badminton Asia.

Bola.com, Jakarta - Peran baru dijabat mantan pebulutangkis nasional putri di era 70-an, Imelda Wiguna. Dinilai mempunyai prestasi mumpuni pada masanya, Imelda, yang saat ini masih aktif di klub bulutangkis Jaya Raya Jakarta, resmi ditunjuk menjadi Duta ‘Women in Badminton Asia’ oleh Federasi Bulutangkis Dunia alias Badminton World Federation (BWF).

Dilansir dari siaran pers Tim Humas dan Media Sosial Pengurus Pusat (PP) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang diterima Bola.com, Senin (18/5), selaku Duta ‘Women in Badminton Asia’, Imelda bertugas membuat para wanita di kawasan Asia terlibat lebih aktif lagi dalam kegiatan bulutangkis di negaranya masing-masing.

Advertisement

“Saya akan berusaha supaya program ini bisa berjalan sebaik mungkin. Saya juga bangga karena bisa mewakili Indonesia untuk menjadi Duta ‘Women in Badminton’ untuk wilayah Asia,” papar Imelda.

“Sebagai langkah awal, saya akan memperkenalkan program ini di Indonesia, dan juga ke negara-negara di Asia yang cabang olahraga bulutangkisnya belum berkembang,” lanjut perempuan yang akrab disapa Cik Im itu.

Sejak dibentuk BWF pada 1990, Women in Badminton Asia telah aktif melakukan berbagai kegiatan, seperti pelatihan wasit, pelatihan menjadi pengajar shuttle time, dan kepelatihan menjadi pelatih. Selama 25 tahun berdiri, anggota Women in Badminton Asia saat ini baru mencapai delapan orang, yang masing-masing mewakili konfederasi negaranya.

Selain Imelda, salah satu anggota Duta ‘Women in Badminton Asia’ yang juga merupakan mantan pebulutangkis ialah Nora Perry. Mantan pebulutangkis nasional asal Inggris itu bertugas di Benua Eropa.

“Saat ini wanita yang aktif di dunia bulutangkis hanya 20 persen. Tentu saja jumlah ini jauh lebih kecil dibandingkan jumlah pria. Oleh karena itu, kami mengupayakan agar para wanita lebih banyak terlibat kegiatan di dalam organinasi dan kepelatihan bulutangkis. Tidak hanya aktif terlibat sebagai atlet saja,” tutur Council Member Badminton World Federation, Geraldine Brown.

“Tak hanya itu, saat inipun kegiatan Women in Badminton masih terkonsentrasi di daerah Eropa dan Oseania. Untuk itu perlu adanya perwakilan dari kawasan Asia yang bisa membantu kami menjalankan program-program kami di Asia,” tandas Brown. (Faya Suwardi)

Baca Juga:

Tumbangkan Jepang, Tiongkok Pertahankan Piala Sudirman

Kalah Dari Chen Long, Jonatan Cristie Dapat Banyak Pelajaran

Bellaetrix Manuputty Alami Cedera Lutut Kiri

 

Tag Terkait