Target 4 Emas di SEA Games 2015 Dipenuhi Tim Wushu

oleh Aning Jati diperbarui 08 Jun 2015, 22:45 WIB
EMAS - Atlet wushu Indonesia, Lindswell Kwok sukses meraih dua medali emas di SEA Games 2015. (Bola.com/Arief Bagus)

Bola.com, Singapura - Di tengah melesetnya prediksi emas yang terjadi di sejumlah cabang olah raga, wushu membuktikan sebagai cabor unggulan Indonesia di pentas SEA Games 2015.

Selama tiga hari, sejak Sabtu (6/6) hingga Senin (8/6), wushu mampu memenuhi target empat medali yang dicanangkan Pengurus Besar (PB) Wushu Indonesia (WI).

Advertisement

Sebelum berangkat ke SEA Games 2015, PBWI menaruh harapan besar pada Lindswell Kwok, Achmad Hulaefi, dan Juwita Niza Wasni untuk mendatangkan emas. Dari prediksi itu, hanya Juwita yang gagal meraih emas karena berada di peringkat kedua dan mendapat perak di nomor optional nan quan + bab dao putri.

Namun, sebagai gantinya, muncul Harris Horatius, pewushu muda, yang sebelumnya tak dijagokan. Harris menyabet emas di nomor optional nan quan+nan gun putra, sehingga total medali yang diperoleh berjumlah empat. Persis seperti yang diprediksikan.

Meski terbilang memenuhi target PB, Indonesia masih berada di bawah Singapura dan Vietnam dalam peringkat pengoleksi medali terbanyak wushu di SEA Games 2015. Dari hasil perebutan medali, Singapura memimpin dengan 6 emas, 3 perak, dan 3 perunggu.

Disusul Vietnam dengan 4 emas, 4 perak, dan 3 perunggu. Indonesia baru diurutan ketiga dengan raihan total 4 emas, 3 perak, dan 6 perunggu.

Berikut daftar pengoleksi medali di cabang oleh raga wushu SEA Games 2015:

4 Medali Emas:
Achmad Hulaefi (Optional Cudgel putra)
Harris Horatius (Optional nan quan +nan gun putra)
Lindswell Kwok (Optional taijijian dan Optional Taijiquan putri)

3 Medali Perak :
Achmad Hulaefi (optional broadsword putra)
Aldy Lukman (optional changquan putra)
Juwita Niza Wasni (optional nan quan + nan dao)

6 Medali Perunggu:
Julius Yoga Kurniawan (Compulsory taijiquan putra, optional taijijian, optional taijiquan putra)
Fredy (optional taijiquan putra)
Hendrik Tarigan (Sanda putra-60 kilogram)
Ivana Ardelia Irmanto (optional nan quan + nan dao)
tim Indonesia (duel event-barehand)

Baca Juga:

Tim Kano Indonesia Sumbang Perak dan Perunggu

Lindswell Kembali Sumbang Emas Buat Indonesia

Museum Olah Raga: Representasi Penghargaan Sejarah Negeri Singa