"Piala Kemerdekaan atau SoJC? Piala Kemerdekaan Saja"

oleh Gatot Susetyo diperbarui 16 Jul 2015, 16:31 WIB
PILIH - Slamet Sampurno memilih turun di Piala Kemerdekaan bersama Persinga Ngawi (Bola.com/Robby Firly)

Bola.com, Ngawi - Kondisi sepak bola yang tak kunjung menentu membuat pemain harus jeli dan cermat memilih agenda turnamen agar tak kecewa dan merugi bila turnamen yang diikutinya urung digelar. Hal itu pula yang membuat Slamet Sampurno menentukan pilihan bergabung bersama Persinga Ngawi yang akan tampil di Piala Kemerdekaan.

Slamet Sampurno, mantan bek Persik, punya pengalaman buruk ketika batal berkiprah di turnamen Sunrise of Java Cup (SoJC) di Banyuwangi lalu. Kendati turnamen yang melibatkan Indonesia All Stars, Bali United Pusam, dan Arema Cronus itu rencananya digelar lagi usai Lebaran, Slamet Sampurno bersikukuh membela Laskar Ketonggo, julukan Persinga.

Advertisement

"Saya butuh penghasilan untuk menghidupi keluarga. Ketika ada undangan bergabung dengan Persewangi di Sunrise of Java, saya senang sekali. Tapi saat turnamen itu batal, saya menganggur lagi. Kabarnya turnamen itu akan diputar lagi, tapi saya sudah memilih bersama Persinga saja," ungkap pemain asal Lumajang, Jatim itu.

Meski penyelenggara Sunrise of Java telah menjamin izin keramaian yang sempat jadi kendala pelaksanaan lalu, Slamet tak goyah dengan pilihannya.

"Setelah turnamen di Banyuwangi batal, saya langsung dihubungi manajemen Persinga. Saya juga tak enak hati karena beberapa kali saya telah menolak ajakan mereka. Kebetulan saya pernah membawa Persinga promosi ke Divisi Utama pada 2013. Jadi, ini saya anggap pelunasan janji yang pernah saya berikan kepada bos Persinga," ungkap Slamet.

Dalam benak Slamet Sampurno ada keraguan Sunrise of Java Cup dengan jadwal penyelenggaraan terbaru tetap tak bisa berjalan lancar karena ada kemungkinan turnamen itu terganggu erupsi Gunung Raung yang saat ini masih terus melontarkan abu dan pasir vulkanik.

"Kalau erupsi Gunung Raung belum berhenti, bisa saja turnamen itu terpengaruh. Apalagi dampak letusan sampai Banyuwangi. Tapi, hal itu hanya perkiraan saya. Semoga turnamen itu tetap bisa berjalan baik sehingga teman-teman bisa dapat penghasilan dari kegiatan itu. Saya sekarang fokus saja di Persinga tampil di Piala Kemerdekaan,” ujarnya.

Selain Persinga Ngawi, 23 tim lain yang mayoritas berasal dari strata Divisi Utama ikut jadi kontestan Piala Kemerdekaan garapan Tim Transisi. Turnamen ini dipertandingkan pada 1-15 Agustus 2015.

Baca Juga :

Dua Stasiun TV Ini Bersaing Dapatkan Hak Siar Piala Kemerdekaan

Serahkan Proses Verifikasi ke Tim Transisi, BOPI Lepas Tangan?

PTUN Menangkan PSSI, Tim Transisi Cuek Gelar Piala Kemerdekaan