Superstar: Naldo Seakan Ledek MU

oleh Yosef Deny Pamungkas diperbarui 09 Des 2015, 16:30 WIB
Bek VfL Wolfsburg, Naldo, merayakan gol ke gawang Manchester United pada laga Liga Champions di Volkswagen Arena, Rabu (9/12/2015) dini hari WIB. (AFP/John MacDougall)

Bola.com, Wolfsburg - Keinginan para fans Manchester United menyaksikan klub kesayangannya lolos ke babak 16 besar Liga Champions, harus pupus. Setan Merah tidak mampu lolos setelah takluk 2-3 dari VfL Wolfsburg di Volkswagen Arena, Rabu (9/12/2015) dini hari WIB. Ada satu sosok antagonis bagi fans MU, yaitu Naldo.

Naldo menjadi aktor utama kesuksesan Wolfsburg mendepak MU dari Liga Champions setelah mencetak dua gol ke gawang David de Gea. Satu gol lain dicetak Vieirinha. Sementara itu, sepasang gol Setan Merah dicetak Anthony Martial dan gol bunuh diri Josuha Guilavogui. Pada pertandingan itu, Naldo seperti "mengejek" MU dengan selalu mencetak gol balasan dalam waktu singkat.

Advertisement

MU sebenarnya mampu unggul cepat pada menit ke-10 lewat gol Martial usai menerima umpan terobosan Juan Mata. Namun, belum lama MU menikmati keunggulan, Wolfsburg berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui Naldo pada menit ke-13.

Pada menit ke-29, Wolfsburg pun mampu berbalik unggul melalui torehan Vierinha. Babak pertama diungguli Die Wolfe, 2-1.

Tertinggal 1-2 membuat MU semakin gencar melancarkan serangan ke pertahanan Wolfsburg. Baru pada menit ke-82, Guilavogui mencetak gol bunuh diri yang membuat skor imbang 2-2.

Jika laga berakhir pada menit tersebut, The Red Devils berhak melaju ke babak 16 besar Liga Champions. Pasalnya, pada laga lain yang berlangsung bersamaan, PSV masih imbang 1-1 melawan CSKA Moscow.

Tetapi, menahan Wolfsburg seakan sulit dilakukan pasukan Louis van Gaal. Hanya dua menit setelah skor 2-2, Wolfsburg kembali mencetak gol lewat sundulan Naldo dan sekaligus membawa Wolfsburg menang 3-2 atas MU.

Wolfsburg dan PSV yang akhirnya menang 2-1 atas CSKA Moscow pun berpesta lolos ke babak 16 besar. Sedangkan MU harus turun ke peringkat ketiga untuk kemudian tampil di ajang Liga Europa, Februari mendatang.

Dua gol Naldo memang menjadi mimpi buruk Setan Merah. Bagi sang pemain, gol-gol itu berarti karena untuk kali pertama pada musim ini berhasil membobol gawang lawan.

"Saya bertemu dengan Naldo sebelum pertandingan dan berkata kalau ini waktu yang tepat bagi dia mencetak gol. Dia pemain yang selalu berkembang. Dia seperti anggur yang semakin tua semakin bagus. Dia sangat penting bagi tim," kata pelatih Wolfsburg, Dieter Hecking.

"Mungkin kami ingin dia menjadi pemimpin dan lebih tanggung jawab. Tetapi, jika Anda butuh orang yang diandalkan, maka itu sudah pasti Naldo," ujar Hecking.

Meski tampil gemilang sepanjang 90 menit pertandingan berlangsung, performa Naldo bukan tanpa cacat. Pasalnya, pemain berusia 33 tahun tersebut mendapatkan kartu kuning yang akan membuatnya absen pada leg pertama babak 16 besar.

"Sangat disayangkan dia mendapatkan tiga kartu kuning yang berarti akan absen pada leg pertama babak 16 besar. Ketika saya melihat siapa yang berada di peringkat kedua di grup lain ternyata ada Paris Saint-Germain, Juventus, dan Benfica. Mereka semua tim besar, tetapi kami juga klub yang bagus dan telah mengirimkan pesan itu pada laga malam ini," tutur Hecking.

Performa menawan Naldo memang membuat pendukung Wolfburg gembira. Hal itu berbading terbalik dengan kubu Setan Merah. "Kini semuanya telah usai di Liga Champions. Anda tak bisa menunjukan kualitas di podium tertinggi. Kami tak bisa lagi berpartisipasi di Liga Champions," kata Van Gaal.

 

Sumber: UEFA, Laman Resmi Wolfsburg