Hanya Jadi Konsultan Turnamen, Joko Driyono Rindu Menggelar ISL

oleh Muhammad Ridwan diperbarui 08 Jan 2016, 09:00 WIB
PT Liga menjadi turnamen Piala Presiden, Piala Jenderal Sudirman, Piala Gubernur Kaltim. (Bola.com/Muhammad Ridwan)

Bola.com, Jakarta - CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono membenarkan pihaknya berperan sebagai konsultan di turnamen Piala Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim). Ini bukanlah kali pertama bagi PT Liga menjadi tenaga konsultan turnamen.

Joko mengatakan, dua turnamen yang digelar Mahaka Sports and Entertainment, yakni Piala Presiden 201 dan Piala Jenderal Sudirman, pihaknya selalu menjadi konsultan, mulai dari penjadwalan hingga mekanisme turnamen. Meski begitu, mantan Sekjen PSSI menegaskan tak mau terlibat lebih dalam pada ajang-ajang itu. Joko mengakui pihaknya sudah rindu menggelar kompetisi ISL dan Divisi Utama.

Advertisement

"Kami hanya menjadi konsultan di tiga turnamen itu. Kami ingin fokus menggelar event yang akan diselenggarakan oleh kami. Kami punya PT dan seharusnya fokus di produk sendiri. Jadi tenaga konsultan itu sifatnya hanya kerja sama," kata Joko dalam sesi diskusi dengan jurnalis di kantor PT Liga Indonesia, Kuningan, Jakarta, Kamis (7/1/2016).

"Makanya kami tidak mau terlalu masuk ke dalam turnamen, sebab kami tak mau terlena untuk ikut ambil bagian di event orang lain," imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua LOC Piala Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Zuhdi Yahya, menjelaskan alasan pemilihan PT Liga sebagai konsultan. Mereka ingin menyerap ilmu dari perseoran itu, karena sudah berpengalaman menggelar ISL.

"Kami ingin belajar dari PT Liga Indonesia untuk menggelar sebuah turnamen yang berkualitas bagi seluruh klub peserta," kata Zuhdi saat jumpa pers, Rabu (6/1/2016).

PT Liga Indonesia saat ini juga fokus memperjuangkan ISL 2016 atau turnamen pengganti yang berformat kompetisi. Tantangan terbesar yang dihadapi PT Liga adalah rekomendasi dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), yang sampai saat ini belum dikeluarkan. 

"Soal rekomendasi, kami akan melakukan komunikasi dengan BOPI. Sejauh ini masih berlangsung secara lisan," imbuh Joko.