Kala Tim Asuhan Rahmad Darmawan Ancam Posisi Klub Andik Vermansah

oleh Ario Yosia diperbarui 24 Apr 2016, 17:30 WIB
Pelatih T-Team, Rahmad Darmawan memegang lensa tele milik Bola.com seperti layaknya senjata bazoka dan mengarahkannya ke pemain saat berlatih di parkiran mobil Hotel Tower Regency di Ipoh, Perak, Malaysia, Sabtu (30/01/2016). (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Terengganu - PBDKT T-Team (Terengganu FC 2) klub asuhan Rahmad Darmawan mulai terlihat jadi ancaman bagi klub-klub papan atas Malaysia Super League 2016. The Titans yang kini bertengger di posisi empat besar siap menyodok Selangor FA, klub yang dibela Andik Vermansah yang berstatus runner-up musim lalu.

T-Team saat ini mengoleksi 12 poin dari delapan pertandingan. Hanya terpaut dua angka dibanding Selangor yang sudah menjalani sembilan pertandingan.

Walau berada di bawah Selangor, Terengganu FC 2 unggul tipis margin selisih gol. Mereka telah mencetak 13 gol dan kebobolan 10 gol. Sementara Selangor mengoleksi 14 gol serta kemasukan 12 gol.

Advertisement

Membuka kompetisi dengan hasil imbang 2-2 melawan Pahang FA pada 13 Februari 2016.  Secara beruntun Makan Konate mengalami dua kekalahan beruntun dari Johor (0-2), Felada United (0-2). Di dua laga lanjutan mereka hanya meraih hasil seri saat menjajal PDRM (1-1) dan perak FA (0-0).

Isu pemecatan sosok Rahmad Darmawan sempat berhembus di Negeri Jiran.Namun, pelatih asal Lampung yang dikontrak dua musim oleh T-Team tersebut tetap tenang. "Tim ini sedang menjalani fase adaptasi. Mereka butuh waktu buat membangun soliditas permainan. Saya yakin pada waktunya T-Team bakal stabil," kata RD. 

Dan benar saja memasuki bulan April T-Team mulai menggebrak. Di awali dengan kemenangan telak 4-2 atas Kelantan, secara beruntun Abdoulaye Maiga cs. menekuk Setrawak 2-0 dan Kedah 4-1.

Andik Vermansah saat berlatih bersama Selangor FA di Selangor, Malaysia (27/1/2016). (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Jika sukses menekuk Penang FA pada Minggu (24/4/2016) malam waktu setempat di Stadion Bandar Raya, Pulau Pinang, klub yang diasuh RD bakal menyodok tim yang dibela Andik.

Penang sendiri performanya sedang oleng. Pelatih kepala, Jacksen F. Tiago, posisinya sedang diistirahatkan, karena rentetan hasil buruk di pentas kompetisi kasta elite Malaysia.

Selangor FA, yang musim lalu jadi juara Piala Malaysia penampilannya belum stabil di bawah asuhan pelatih baru Zainal Abidin Hassan. Andik Vermansah, yang jadi salah satu pemain andalan di sisi ofensif The Red Giants baru pulih dari cedera hamstring.

Efek kehadiran Andik cukup terasa di tim. Ia jadi pemain yang sering memberikan assist dan menciptakan ancaman di lini pertahanan lawan. Sayang, pada pertandingan Malaysia Super League terakhir melawan PDRM pada Sabtu (23/4/2016) Selangor FA hanya meraih hasil imbang 0-0.

"Musim ini terasa lebih berat, karena tim-tim pesaing melakukan perubahan yang membuat komposisi skuat mereka lebih kuat dibanding musim lalu. Konsentrasi kami terbagi. Selain berlaga di kompetisi domestik, kami juga berlaga di ajang Piala AFC. Kompetisi masih panjang, masih banyak waktu untuk berbenah," ungkap Andik Vermansah.

 

Berita Terkait