Jamu Mojokerto Putra, PSS Sleman Dilarang Pede Berlebihan

oleh Ronald Seger Prabowo diperbarui 07 Mei 2016, 11:00 WIB
Gelandang Arema Cronus, Esteban Vizcara, berusaha melewati pemain PSS Sleman, Deny Rumba pada laga Bali Island Cup 2016 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Minggu (21/2/2016). (Bola.com/Peksi Cahyo)

Bola.com, Sleman - PSS Sleman menatap laga kedua Grup 5 Indonesia Soccer Championship (ISC) B dengan rasa percaya diri. Skuat asuhan Seto Nurdyantoro bertekad meraih kemenangan kedua kala menjamu PSMP Mojokerto Putra di Stadion Maguwoharjo Sleman, Minggu (8/5/2016).

Meski bermain di kandang sendiri, Seto meminta awak skuatnya tak percaya diri berlebihan dan menyepelekan lawan. "Besok pertandingan pertama di kandang dan tentu bisa jadi beban dengan dukungan ribuan penonton. Untuk itu saya ingin anak-anak percaya pada dirinya sendiri," kata Seto, Sabtu (7/5/2016).

Advertisement

Meraih kemenangan apalagi di hadapan publik sendiri memang menjadi kewajiban bagi anak-anak PSS. Seto menyebutkan, dirinya diuntungkan dengan mulai pulihnya beberapa pemain dari cedera. Bek kiri Tulus Septianti dan gelandang Oya Winaldo absen kala mengalahkan tuan rumah PSBI Blitar di laga perdana.

Namun, mantan bintang Pelita Solo itu tak bisa memainkan tiga pemainnya yang terkena sanksi sepak bola gajah yakni Eko Setiawan, Anang Hadi, dan Mudah Yulianto.

Status ketiga pemain tersebut masih belum mendapatkan pengesahan dari pihak operator, PT Gelora Trisula Semesta. Bahkan PSS dipastikan sudah tidak diperkuat lagi bek senior Rasmoyo setelah pemain tersebut batal dikontrak karena mengalami cedera berkepanjangan.

''Pemain PSS yang sempat cedera sudah bergabung kembali dalam latihan dan menambah banyak opsi untuk diturunkan. Kemenangan di pertandingan pertama juga mengangkat motivasi kami meraih kemenangan di laga besok,'' ucap Seto.