Menanti Aksi Ribuan Polisi dan Tentara Jadi Rival di Stadion

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 08 Mei 2016, 10:00 WIB
Suporter Bhayangkara Surabaya United yang tergabung dalam Bhara Mania siap beraksi mendukung tim kesayangan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. (Bola.com/Fahrizal Arnas)

Bola.com, Surabaya - Dalam sejarah sepak bola Indonesia, keterlibatan Polri dan TNI memang bukan hal baru. Pengakuan atas keberadaan mereka bisa dilihat di klub anggota perserikatan yang tersebar di seluruh Indonesia, yakni PS POP, PS AD, PS AU, dan PS AL.

Ketika tim binaan Polri dan TNI menjadi klub anggota perserikatan, mereka bertanding dalam kompetisi internal klub. Namun sejarah belum pernah mencatat kedua tim binaan mereka bertemu pada kompetisi level tertinggi dengan atmosfer yang lebih panas.

Duel Bhayangkara Surabaya United melawan PS TNI, Minggu (8/5/2016) di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, dalam lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo akan menjadi sejarah baru di persepakbolaan nasional.

Maklum, kedua tim yang sahamnya dimiliki kedua lembaga penegak hukum Tanah Air itu tak hanya melibatkan kedua tim binaan, tapi juga para suporter kedua tim yang mayoritas adalah anggota Polisi dan TNI.

Advertisement

Setidaknya, konfirmasi kedatangan ribuan suporter dari kedua instansi itu ke panpel Bhayangkara SurabayaUnited adalah bukti bahwa mereka sangat antusias menyambut pertandingan ini.

“Soal jumlah pasti kami mendapat informasi kalau Polri akan mengerahkan sekitar 10 ribu Bhara Mania. Sementara kuota untuk PS TNI lebih sedikit, 5 ribu, karena mereka sebagai tim tamu. Sisanya mungkin diisi dari Bonek atau Deltamania,” ujar Rahmad Sumanjaya, sekretaris panpel.

Rahmad mempercayai jalannya pertandingan nanti dipastikan seru dengan adanya atraksi, nyanyian, dan yel-yel dari suporter kedua tim. Bukan rahasia lagi, Polri dan TNI sangat kreatif selama mendukung tim kesayangan berlaga. 

Selain ramai dengan atraksi dan gerakan-gerakan ala Polri dan TNI, yang lebih menarik adalah hadirnya para polisi wanita dan anggota TNI wanita, KOWAL, KOWAD dan semacamnya. “Nanti pasti banyak cewek-cewek cantik yang duduk di tribune. Ini akan menjadi pemandangan bagus bagi penonton lain,” katanya.