Greysia / Nitya Gagal Jadi Kampiun Australia Terbuka

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 12 Jun 2016, 11:14 WIB
Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, takluk 21-23, 17-21, dari ganda China, Bao Yixin/Chen Qingchen, pada final Australia Terbuka 2016, Minggu (12/3/2016).

Bola.com, Sydney - Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/NityaKrishinda Maheswari, gagal merebut gelar juara Australia Terbuka Super Series 2016 setelah takluk 21-23, 17-21, melawan pasangan China, Bao Yixin/Chen Qingchen, di Sydney Olympic Park, Minggu (12/6/2016).  

Advertisement

Pertandingan gim pertama berlangsung ketat dan alot. Kedua pasangan sama-sama bermain sabar, sehingga sering terjadi reli panjang. Alhasil, poin kedua pasangan tak pernah berselisih jauh. Margin terbesar adalah saat Bao/Chen memimpin 11-8 saat interval. Selain itu, kejar mengejar poin berlangsung sangat ketat.

Mendekati poin-poin krusial, ganda China bermain lebih agresif, dengan mengandalkan pukulan-pukulan mendatar dan cegatan-cegatan di depan net. Taktik tersebut cukup merepotkan Greysia/Nitya yang lebih banyak melakukan reli-reli.

Momen krusial terjadi saat Greysia telah memimpin 20-18. Saat hanya membutuhkan satu poin tambahan untuk memenangi gim ini, Greysia/Nitya melakukan kesalahan sendiri, yaitu bola tanggung yang seharusnya menjadi poin malah menyangkut di net. Setelah itu, Bao/Chen berhasil mengejar dan akhirnya malah menyegel kemenangan dengan skor 23-21. Gim ini rampung dalam 32 menit. 

Gim kedua juga berlangsung ketat. Namun, kali ini Bao/Chen tampil lebih agresif. Selain itu, Greysia/Nitya juga banyak melakukan kesalahan sendiri yang sangat merugikan. Alhasil, saat interval, gandaa China unggul jauh 11-6. 

Seusai interval, kendali permainan masih dipegang Bao/Chen. Pasangan China ini juga sangat solid saat bertahan. Hal itu sangat menyulitkan Greysia/Nitya yang kini menempati peringkat keempat dunia.  

Namun, Greysia/Nitya tak mau terus tertekan. Mengandalkan permainan ulet serta reli-reli panjang, juara bertahan Korea Terbuka tersebut menguji kesabaran ganda China. Hasilnya poin sempat mendekat 12-15.

Bao/Chen tetap tak menurunkan tempo permainan, sehingga pertandingan berjalan sangat alot. Sayangnya, Greysia/Nitya beberapa kali malah melakukan kesalahan sendiri yang menguntungkan ganda China. Ganda Indonesia tersebut akhirnya harus mengakui kemenangan Bao/Chen setelah kembali kalah pada gim kedua dengan skor 17-21. Gelar Australia Terbuka pun gagal direngkuh pasangan Indonesia yang akan tampil di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 tersebut.