Berani Tinggalkan Leicester City, Mahrez Bakal Dibunuh Ranieri

oleh Arie Nugroho diperbarui 12 Agu 2016, 18:28 WIB
Gelandang Riyad Mahrez bakal dibunuh manajer Claudio Ranieri jika berani meninggalkan Leicester City. (AFP)

Bola.com, Leicester - Penampilan gemilang gelandang Riyad Mahrez bersama Leicester City pada musim 2015-2016 membuatnya kini kebanjiran tawaran. Seraya bercanda, manajer Claudio Ranieri mengungkapkan akan membunuh Mahrez jika dia sampai berani meninggalkan The Foxes.

Advertisement

Mahrez menjadi kunci sukses Leicester City tampil sebagai juara Premier League musim lalu. Pemain berusia 25 tahun itu tampil 37 kali pada ajang Premier League dan menciptakan 17 gol.

Penampilan apik tersebut membuat Mahrez terpilih sebagai Pemain Terbaik Premier League 2015-2016 versi pemain profesional (PFA). Kini, pemain berkebangsaan Aljazair itu masuk radar bidikan Arsenal, Chelsea, Real Madrid, dan Barcelona.

"Mahrez tak pernah bilang kepada saya bahwa dia akan pergi. Andai melakukannya, saya akan membunuhnya. Wajar rasanya jika kini banyak perhatian kepadanya karena dia tampil bagus," ujar Ranieri.

"Dia adalah pemain besar. Jadi, dia harus merasakan bahwa tim dan manajer lain menginginkan jasanya. Saya tak tahu klub mana saja yang tertarik dengannya. Arsenal? Tidak. Mahrez akan tetap bersama kami," ia menambahkan.

Leicester City sejauh ini berhasil mempertahankan bomber andalannya, Jamie Vardy, dari godaan Arsenal. Namun, The Foxes gagal mempertahankan gelandang bertahan N'Golo Kante yang memilih hijrah ke Chelsea.

Sebagai gantinya, Leicester City mendatangkan enam pemain baru pada bursa transfer awal musim 2016-2017. Mereka adalah Ron-Robert Zieler, Luis Hernandez, Raul Uche, Nampalays Mendy, Ahmed Musa, dan Bartosz Kaputska.

Sumber: Standard

 

Berita Terkait