Doa dari Rekan di Timnas U-19 untuk Mendiang Sukarno Andi Wijaya

oleh Ronald Seger Prabowo diperbarui 18 Agu 2016, 14:15 WIB
Awan Setho dan Dimas Drajad menyampaikan duka cita atas kepergian Sukarno Andi Wijaya. (Bola.com/istimewa)

Bola.com, Yogyakarta - Doa bagi almarhum Sukarno Andi Wijaya dan empati untuk keluarga mendiang eks striker Timnas U-19 era Indra Sjafri yang meninggal dunia di Banyuwangi akibat sakit, masih terus mengalir.

Duka cita dan rasa kehilangan turut dirasakan Awan Setho dan Dimas Drajad, dua pemain yang menjalani seleksi Timnas Indonesia U-19 di bawah pelatih Eduard Tjong. Keduanya pernah satu tim dengan almarhum dalam persiapan menghadapi Piala AFC U-19 2014.

"Saya kaget mendengar kabar meninggalnya Sukarno, apalagi usianya masih muda. Mudah-mudahan amal ibadahnya diterima di sisi-Nya," kata Awan Setho kepada Bola.com di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (18/8/2016).

Seperti diberitakan sebelumnya, pemain kelahiran Banyuwangi itu meninggal dunia di RS  Krikilan Glenmore, Banyuwangi, Minggu (14/8/2016) setelah beberapa hari menjalani perawatan intensif karena mengidap penyakit dalam.

Advertisement

Awan mengaku belum mengenal dekat sosok lulusan SMK 17 Banyuwangi itu mengingat mereka hanya berlatih bersama selama beberapa hari. Sebab, almarhum tersisih dari persaingan lantaran mengalami cedera engkel.

Meski dalam waktu singkat, mantan kiper Bali United itu menyebut almarhum sosok yang baik. "Dia orangnya baik kalau saya lihat dan pendiam, meski hanya berlatih tiga hari di Tangerang saat itu," tuturnya.

Hal senada diungkapkan [Dimas Drajad](2573352 "Dimas Drajad") yang mendapat kabar meninggalnya eks rekan satu posisi dari media. "Dengan usia yang masih muda, dia masih punya banyak waktu untuk berkembang. Namun, Tuhan berkehendak lain. Saya pribadi turut berduka cita," ungkapnya.

Bakat mendiang Sukarno Andi Wijaya tercium saat dirinya membela Persewangi Banyuwangi kala menghadapi Timnas Indonesia U-19 pada 3 Maret 2014. Meski tim yang dibelanya kalah 0-1, Indra Sjafri kepincut dengan permainan Sukarno.

Mendiang Sukarno Andi Wijaya kemudian dipanggil mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-19 dalam rangka menghadapi Piala AFC U-19 edisi 2014. Tetapi, almarhum gagal menembus posisi inti.

 

Berita Terkait