2 Pekan Jelang AFF, Timnas U-19 Masih Demam Panggung

oleh Ronald Seger Prabowo diperbarui 25 Agu 2016, 05:00 WIB
Tinggal dua pekan lagi, Timnas Indonesia U-19 akan terbang ke Hanoi, Vietnam, mengikuti Piala AFF U-19 2016. (Bola.com/Romi Syahputra)

Bola.com, Sleman - Pelatih Timnas Indonesia U-19 Eduard Tjong masih belum puas dengan perkembangan timnya setelah melewati lima laga uji coba. Timnas U-19 kembali meraih kemenangan telak dalam uji coba melawan tim Liga Nusantara (Linus) Jateng, Persikama Magelang, 4-0 di Stadion Gemilang, Mungkid, Rabu (24/8/2016). 

Sebelumnya, M. Alwi Slamat dkk. mengalahkan Filipina 3-1, menang 3-0 atas UNY FC, kemudian kalah 0-1 dari tim PON DKI dan menang 3-0 saat meladeni PPLM.

Pada laga melawan Persikama, Eduard Tjong menilai mental bertanding para pemain kembali terganggu. Hal tersebut terlihat dari buruknya permainan pada awal-awal babak pertama.

"Anak-anak masih saja demam panggung. Kalau seperti itu pasti pola permainan tidak berjalan. Babak pertama benar-enar mengecewakan. Beruntung babak kedua membaik," ungkap Edu.

Advertisement

Apa yang diungkapkan pelatih asal Solo itu memang terlihat di lapangan. Penyakit demam panggung yang kembali kambuh membuat permainan Timnas U-19 tak berkembang. Bahkan mereka harus menunggu hingga menit-menit akhir babak pertama untuk membuka skor lewat Dimas Drajad.

Padahal, lanjut Edu, saat melawan Filipina U-19 di Stadion Maguwoharjo, pekan lalu mental pemain terlihat mengapung. Untuk itu, sang pelatih bakal menerapkan program treatment dengan mendatangkan psikolog.

Edu dan tim pelatih hanya memiliki waktu sekitar dua pekan sebelum terbang ke Hanoi, Vietnam. Dua pekan itu dirasa kurang, namun tim pelatih harus memaksimalkan yang ada. Faktor mental jadi perhatian utama Edu karena Indonesia tergabung di Grup B yang dihuni tim-tim kuat seperti Australia, Thailand, dan Myanmar.

"Makanya uji coba seperti ini memang diperlukan. Utamanya untuk mengasah mental bertanding pemain yang mayoritas baru sekali berkostum Timnas. Percuma strategi diberikan jika mereka tak siap secara psikologi," tegas Edu.

Dalam laga itu, Edu menurunkan pemain nyaris seperti melawan Filipina. Hanya sektor kiper yang sebelumnya dihuni Awan Setho Rahardjo digantikan Muhammad Riyandi. Namun Perubahan komposisi pemain yang dilakukan mantan pelatih PS TNI di babak kedua membuat permainan Timnas U-19 lebih hidup.

Dua pemain bertipikal sprinter, Muhammad Alwi dan Pandi Lestaluhu dimasukkan menggantikan duet lini depan, Dimas Drajat serta Muhammad Rafli. Hasilnya mereka menambah tiga gol di babak kedua. [Timnas Indonesia U-19](2584710 "") setelah ini akan melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (26/8/2016).