Sempat Tertunda, Marquez Akhirnya Jajal Mesin Baru Honda

Duo Repsol Honda, Marc Marquez dan Dani Pedrosa, melakukan tes privat di Sirkuit Misano, Selasa (13/9/2016).

BolaCom | Oka AkhsanDiterbitkan 14 September 2016, 11:25 WIB
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, sedang berdiskusi dengan kru Honda di pit box saat melakukan tes privat di Sirkuit Misano, Selasa (13/9/2016). (motogp.hondaracingcorporation.com)

Bola.com, Misano - Dua pebalap Repsol Honda, Marc Marquez dan Dani Pedrosa, akhirnya berkesempatan menjajal mesin baru motor Honda RC213V edisi 2017 pada hari kedua tes privat di Sirkuit Misano, Selasa (13/9/2016).

Marquez dan Pedrosa sebenarnya dijadwalkan menguji mesin anyar tersebut pada hari pertama tes, Senin (12/9/2016). Namun, rencana itu terpaksa dibatalkan lantaran kondisi trek yang basah akibat diguyur hujan semalaman sehingga tak memungkinkan untuk dipakai.

Advertisement

Beruntung kondisi cuaca pada hari kedua bersahabat. Marquez dan Pedrosa pun bisa melahap seluruh program tes dengan lancar. Program utama Marquez dan Pedrosa adalah menguji generasi pertama spek mesin untuk musim 2017.

Sejak tahun ini, mesin Honda sudah mengadopsi sistem counter-rotating crankshaft alias poros engkol yang berputar berlawanan dengan arah putaran roda. Dengan sistem ini, akselerasi motor berkurang sehingga jadi lebih lambat di trek lurus. Namun, motor jadi cepat di tikungan karena lebih stabil, ringan, dan tak gampang wheelie.

Tahun lalu, Honda masih mengaplikasikan sistem mesin forward-rotating crankshaft alias poros engkol yang berputar searah dengan putaran roda. Dengan sistem itu, kuda besi Honda terlalu liar dan agresif sehingga sulit untuk dikendarai terutama di tikungan.

Honda merupakan pabrikan terakhir yang mengadopsi sistem mesin counter-rotating crankshaft. Karena itu, kinerja mesin Honda masih belum sesempurna para pesaing yang sudah lebih dulu memakai sistem tersebut seperti Yamaha, Suzuki, dan Ducati.

Motor Honda tahun ini masih agak liar. Pabrikan Jepang itu masih kesulitan memaksimalkan mesinnya. Tak seperti pabrikan rival, Honda belum mampu memadukan mesin mereka dengan ECU standar MotoGP.

Menurut situs Crash, Marquez masih kerap berjuang mengontrol motor yang sering wheelie. Honda tak bisa berbuat banyak. Karena adanya regulasi engine freeze (larangan pengembangan mesin) di MotoGP, Honda tak bisa mengutak-atik mesin saat musim sudah berjalan. Hal itulah yang menjadi penyebab Honda agak tertinggal pada awal musim ini.

Setelah beberapa seri, motor Honda baru lebih kompetitif. Menurut Pedrosa yang jadi juara pada balapan MotoGP San Marino akhir pekan lalu, peningkatan performa motor lebih disebabkan faktor setelan motor.

Karena itu, selain menjajal versi pertama mesin baru, Marquez dan Pedrosa juga mencoba beberapa setelan motor dengan mesin tahun ini dalam tes di Misano sebagai persiapan menghadapi lima seri tersisa musim 2016.

Namun, bagaimana reaksi Marquez dan Pedrosa setelah menjajal mesin baru masih belum diketahui. Repsol Honda tak merilis komentar apapun dari kedua pebalap mereka terkait tes di Misano.

Selain duo Repsol Honda, rider tim Marc VDS Honda, Tito Rabat, juga melakukan tes di Misano pada Senin.

Berita Terkait