SFC Lepas Ichsan Kurniawan ke TC Timnas, Bukan ke Tim PON

oleh Riskha Prasetya diperbarui 22 Sep 2016, 16:45 WIB
Ichsan Kurniawan akhirnya dilepas Sriwijaya FC menuju pemusatan latihan Timnas Indonesia. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Palembang - Gelandang Sriwijaya FC (SFC), Ichsan Kurniawan, akhirnya bergabung dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia proyeksi Piala AFF 2016. Sebelumnya, SFC sempat ragu melepas Ichsan ke pemusatan latihan karena dua hal utama.

Pertama, ia masih belum fit usai sembuh dari cedera, dan kedua, tenaganya dibutuhkan tim PON Sumsel yang saat ini berlaga di babak 8 besar PON 2016 Jabar.

Namun, pada Kamis (22/9/2016), manajemen Laskar Wong Kito memastikan pemain mudanya itu bertolak ke Solo untuk meneruskan persiapan jelang Piala AFF 2016 bersama Timnas Indonesia.

"Keputusan ini diambil karena kami ingin mendukung penuh program timnas, walau tenaganya sebenarnya dibutuhkan di PON," kata Nasrun Umar, manajer SFC.

Advertisement

Hanya, dengan pertimbangan kondisinya yang belum fit benar, akan lebih baik bila Ichsan bergabung ke TC yang intensitas aktivitasnya tidak seberat bila ia harus bergabung ke tim PON Sumsel.

"Berdasarkan pemeriksaan terakhir, kondisinya memang sudah 80 persen namun sangat riskan jika dimainkan di laga yang penuh tensi tinggi. Jika terus di PON tenaganya juga tidak bisa dimaksimalkan, oleh karena itu kami putuskan untuk bergabung memenuhi panggilan timnas tersebut," jelas Nasrun.

Sang manajer menambahkan bila SFC tidak pernah menghalangi karier pemain, terlebih bila ia mendapat panggilan negara.

"Namun, kami berharap agar Ichsan juga tetap memperhatikan kondisi cederanya, karena usai TC timnas nanti tenaganya tetap dibutuhkan untuk laga lanjutan TSC 2016," imbuhnya.

Pelatih tim PON Sumsel, Rudy Keltjes, juga mendukung bergabungnya Ichsan Kurniawan ke pemusatan latihan timnas.

"Saat kami berencana menggunakan tenaganya untuk PON, belum ada wacana TC timnas. Kemarin kami sudah periksa kondisinya, sangat berbahaya bila langsung bermain di laga 8 besar yang sangat ketat ini. Lebih baik fokusnya untuk timnas dan SFC saja," ungkap pelatih senior dan legenda sepak bola Indonesia ini.