Senggol Rosberg, Vettel Seret Nama Verstappen

oleh Andhika Putra diperbarui 03 Okt 2016, 16:35 WIB
Sebastian Vettel dan Max Verstappen kembali terlibat adu mulut usai GP Malaysia. Keduanya saling tuding soal insiden senggolan yang melibatkan Nico Rosberg, akhir pekan kemarin.

Bola.com, Sepang - Pebalap Ferrari, Sebastian Vettel, meminta maaf kepada Nico Rosberg atas insiden yang terjadi di tikungan pertama balapan F1 GP Malaysia, Minggu (3/10/2016). Meski mengakui kesalahannya, Vettel menganggap bahwa driver Red Bull, Max Verstappen, juga terlibat dalam tabrakan tersebut.

Vettel tak dapat menyelesaikan balapan GP Malaysia karena mobilnya rusak parah usai menabrak Rosberg pada lap pertama. Bahkan pebalap asal Jerman tersebut mendapat hukuman penalti tiga grid akibat kesalahannya itu.

Advertisement

Vettel memang menerima hukuman yang diterimanya, tapi dia menganggap bahwa Verstappen seharusnya juga bertanggung jawab akibat insiden tersebut. Menurut Vettel seharusnya dia dan Rosberg bisa melewati tikungan dengan baik jika Verstappen tidak muncul dari arah dalam.

"Saya melakukan pengereman di titik yang sama dengan Verstappen. Jadi saya melaju berdampingan dengannya dan tiba-tiba dia mendorong saya ke arah dalam tikungan. Saya rasa jika itu tak terjadi, maka saya dan Rosberg bisa melewati tikungan tanpa hambatan," ujar Vettel dikutip dari Crash, Senin (3/10/2016).

Dituduh seperti itu membuat Verstappen tak terima. Dia mengatakan kalau Vettel mengemudi dengan cara yang berbahaya dan konyol.

"Saya melihatnya di belakang saya, dia ingin memenangkan balapan sejak tikungan pertama, di mana hal itu sangat konyol tentunya. Dia masuk ke dalam dan melakukan pengereman yang terlambat dan langsung menghantam Nico dari belakang," ujar Verstappen dikutip dari Motorsport.

Ini memang bukan kali pertama Vettel dan Verstappen terlibat perselisihan terkait gaya membalap masing-masing. Sebelumnya Vettel sempat dibuat kesal dengan manuver berbahaya Verstappen yang dilakukannya pada GP Belgia beberapa waktu lalu.

Kala itu, Verstappen bersenggolan dengan Kimi Raikkonen dan Vettel. Akibatnya, ketiga pebalap itu melorot posisinya hingga kesulitan bersaing di depan.