BWF Super Series Finals: Praveen / Debby Jadi Juara Grup

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 16 Des 2016, 22:17 WIB
Praveen Jordan/Debby Susanto menyegel titel juara Grup A di ajang BWF Super Series Finals 2016, Jumat (16/12/2016). (AFP)

Bola.com, Dubai - Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto, menyegel titel juara Grup A di ajang BWF Super Series Finals 2016 setelah memetik kemenangan 21-17, 21-16 atas ganda Denmark, Joachim Fischer-Nielsen/Christinna Pedersen, di Dubai, Uni Emirat Arab, Jumat (16/12/2016).

Advertisement

Dengan hasil ini, Praveen/Debby menyapu bersih kemenangan pada tiga laga Grup A. Dia juga menang atas kompatriotnya, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, dan ganda Korea, Ko Sung-hyun/Kim Ha-na.

Berbekal dua kemenangan tersebut, Praveen/Debby tampil percaya diri pada laga perebutan juara grup. Praveen/Debby langsung memegang kendali permainan, sehingga sudah unggul 11-5 saat interval. Hal ini dimanfaatkan Fischer-Nielsen/Pedersen untuk mendulang enam poin beruntun hingga skor menjadi imbang. Beruntung, Praveen/Debby bisa bangkit.

Ganda Indonesia juara All England 2016 tersebut gantian mendulang tiga poin beruntun. Tapi lagi-lagi ganda Denmark mampu membalas dan skor menjadi 14-14. Skor ini akhirnya menjadi titik balik bagi Praveen/Debby. Mereka bisa kembali unggul hingga menutup gim ini dengan kemenangan 21-17.

Gim kedua awalnya berlangsung ketat. Kedua pasangan bergantian memimpin perolehan poin. Namun, setelah itu Praveen/Debby bermain lebih agresif sehingga unggul 10-5. Setelah ini, lagi-lagi Praveen/Debby agak kendur dan dimanfaatkan oleh ganda Denmark untuk memangkas poin. Skor pun imbang tiga kali, terakhir pada kedudukan 13-13.

Setelah skor 13-13, Praveen/Debby bermain lebih fokus dan agresif. Hasilnya, mereka mampu kembali unggul dan sulit dikejar oleh Fischer-Nielsen/Pedersen. Gim ini ditutup dengan kemenangan 21-16 untuk Praveen/Debby.

Praveen Jordan/Debby Susanto kini menjadi satu-satunya tumpuan Indonesia di babak semifinal BWF Super Series Finals 2016. Ganda campuran Indonesia lainnya, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mengundurkan diri karena cedera, sedangkan dua ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi juga gagal merebut tiket semifinal.