Persiapan Asian Games di Palembang Gunakan 3 Sumber Dana

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 08 Apr 2017, 19:46 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla mengungkapkan persiapan Asian Games 2018 di Palembang menggunakan 3 sumber aliran dana. (Kemenpora)

Bola.com, Palembang - Wakil Presiden, Jusuf Kalla, mengungkapkan dana aliran persiapan Asian Games 2018 di Palembang tak sepenuhnya dari pemerintah. Pria yang akrab disapa JK itu mengaku sektor swasta juga turut menyumbang demi kelancaran event tersebut.

Advertisement

"Ada tiga komponen yang menyokong pembangunan dan renovasi venue di Palembang ini. Sumber dana tersebut berasal dari APBD Sumatera Selatan, APBN, dan dana CSR perusahaan-perusahaan," kata Jusuf Kalla di Griya Agung setelah meninjau venue di Palembang, seperti dikutip situs resmi Kemenpora, Sabtu (8/4/2017).

Saat memantau persiapan Palembang, JK didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) Erick Thohir, Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) Achmad Sutjipto, Ketua KONI Pusat Tono Suratman, dan Gubernur Sumatera Selatan Alex Nurdin. JK dan rombongan meninjau venue lapangan tembak, dayung, wisma atlet, dan Stadion Gelora Sriwijaya.

"Jumlah dana cukup besar, akan tetapi tetap mengacu pada coast effective. Artinya mencapai hasil yang baik dengan biaya yang efisien. Meskipun Perpres belum turun, namun tidak menghalangi penyajian penyelenggaraan dan semua berjalan 100 persen," ujar JK.

Indonesia mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk menggelar Asian Games 2018. Pemerintah menganggarkan dana sebesar 30 triliun rupiah untuk menggelar event tersebut di Jakarta dan Palembang.

Sektor yang paling banyak menyedot anggaran tersebut berasal dari infrastruktur. Hal tersebut meliputi pembangunan dan renovasi venue-venue pendukung Asian Games.