Tawuran di Play-Off Menuju Liga Super Turki

oleh Peksi Cahyo diperbarui 17 Mei 2017, 09:44 WIB
Deniz Naki pemain Amedspor baku hantam dengan Mustafa Kemal Kilic pelatih Erzurum BB, Selasa (16/5/2017) di play-off untuk Liga Super Turki. (AFP/Ilyas Akengin)
Reaksi kecewa fans klub Amedspor setelah timnya kalah dari Erzurum BB, Selasa (16/5/2017) di play-off untuk Liga Super Turki. (AFP/Ilyas Akengin)
Pihak keamanan menenangkan fans klub Amedspor setelah timnya kalah dari Erzurum BB, Selasa (16/5/2017) di play-off untuk Liga Super Turki. (AFP/Ilyas Akengin)
Pihak keamanan menangkap fans klub Amedspor yang kecewa, Selasa (16/5/2017) di play-off untuk Liga Super Turki. (AFP/Ilyas Akengin)
Polisi huru hara berhadapan dengan fans klub Amedspor yang kecewa setelah timnya kalah, Selasa (16/5/2017) di play-off untuk Liga Super Turki. (AFP/Ilyas Akengin)

Bola.com, Jakarta Amedspor SK klub divisi dua di Turki melanggar nilai sportivitas dalam olah raga dengan tawuran. Tawuran yang terjadi di dalam lapangan tersebut merebak usai laga play-off leg kedua saat Amedspor SK menjamu lawannya Erzurum BB, Selasa (16/5/2017 ) di Stadion Diyarbakir kandang Amedspor SK.

Bermain di hadapan pendukungnya, Amedspor SK mensti mengejar defisit 1 gol karena kalah di leg pertama. Di stadion dengan kapasitas 1500 penonton, Amedspor SK gagal mengungguli tamunya. Mereka mesti puas dengan skor 1-1 hingga peluit tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan oleh wasit.

Advertisement

Sayangnya, hasil 1-1 yang membuat Amedspor SK gagal melangkah ke babak selanjutnya tidak bisa diterima secara sportif oleh pendukung dan beberap pemainnya. Penonton yang mayoritas adalah pendukung tuan rumah meluapkan emosinya dengan melakukan perbuatan yang melanggar sportivitas.