Pakai Skuat Piala Dunia U-20, Indonesia Wajib Waspadai Vietnam

oleh Aning Jati diperbarui 06 Jul 2017, 13:30 WIB
Timnas Vietnam mempersiapkan diri jelang kualifikasi Piala AFC U-23 2018 dan SEA Games 2017. (Bola.com/Dok. VFF)

Bola.com, Hanoi - Pelatih Timnas Vietnam U-22, Nguyen Huu Thang, menyambut baik perubahan mekanisme pengundian grup dalam SEA Games 2017. Seperti diketahui, Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) jadi yang pertama bereaksi keras atas mekanisme drawing sebelumnya yang diterapkan Panitia SEA Games 2017 Malaysia (Masoc).

Bersama Laos, VFF secara resmi mengajukan persoalan ini ke Dewan AFF dan hasilnya, seluruh anggota AFF yang juga peserta SEA Games 2017, sepakat mengajukan protes ke Masoc melalui AFC dan juga Komite Olimpiade masing-masing negara.

"Tentu saja kembalinya mekanisme ke tata cara yang selama ini berjalan, sangat baik dan bagus untuk semua tim. Meski begitu, persaingan di SEA Games tetap sangat berat. Kami harus berjuang. Jadi, kami harus menyiapkan diri dengan baik," kata Nguyen Huu Thang di situs resmi VFF.

Sejak Selasa (4/7/2017) sebanyak 28 pemain yang disiapkan untuk kualifikasi Piala AFC U-23 2018 dan SEA Games 2017 sudah mulai ditempa dalam pemusatan latihan di Hanoi. 24 Pemain itu terdiri dari empat kiper, 10 pemain belakang, 10 gelandang, dan empat striker.

Advertisement

Timnas Vietnam U-22 juga diperkuat beberapa pemain yang tampil di Piala Dunia U-20 2017. Setidaknya ada tujuh pemain alumni Piala Dunia 2017 termasuk kiper Bui Tieng Dung, Tran Dinh Trong (bek), dan striker Ha Duc Chinh.

Sementara bintang The Golden Stars, Luong Xuan Truong, yang bermain di klub Korea Selatan, Gangwon FC, baru bergabung pekan depan.

"Prioritas utama saya adalah fokus pada aktivitas latihan dan meningkatkan fisik mereka," lanjut Nguyen Huu Thang. 

Huu Thang, yang juga pelatih Timnas Vietnam senior menegaskan ia tidak akan memberikan keistimewaan pada pemain tertentu dalam memutuskan pemain inti yang akan dibawanya dalam dua ajang itu.

"Semua punya posisi sama. Apakah dia berasal dari U-20 atau U-22, semuanya harus bersaing dengan adil dan dengan cara sehat," tegasnya.

Nguyen Huu Thang juga mengungkapkan bila dirinya dan staf pelatih mendapatkan bantuan dari tim statistik yang dibentuk VFF untuk membantu memetakan kekuatan dan kelemahan tim asuhannya. Tidak hanya itu, tim statistik itu juga menyediakan informasi perihal perkembangan tim pesaing.

"Mereka punya semua informasi yang kami butuhkan. Karenanya saya sangat menghormati para pesaing. Myanmar tidak berbeda jauh dengan kami. Sementara Thailand, tuan rumah Malaysia, Indonesia, dan Singapura merupakan pesaing kuat. Untuk saat ini kami lebih baik diam, berlatih untuk menyempurnakan diri, dan siapa yang akan jadi lawan kami itu urusan belakang," ujar Nguyen Huu Thang.

Sebagai catatan, dalam pengundian grup SEA Games 2017, Timnas Vietnam U-22 berada di pot satu bersama Myanmar sehingga ada kemungkinan The Golden Stars bakal berada satu grup dengan Indonesia mengingat Timnas Indonesia U-22 ditempatkan di pot dua bersama Singapura.