Kemenpora Apresiasi Komitmen Emtek dalam Gelaran Asian Games 2018

oleh Muhammad Ivan Rida diperbarui 08 Feb 2018, 19:10 WIB
Kepala Deputi IV Bidang Prestasi dan Olahraga Kemepora, Mulyana, mengucapkan terima kasih kepada Emtek grup karena telah berkomitmen untuk menyiarkan Asian Games 2018 untuk masyarakat Indonesia.

Bola.com, Jakarta - Kepala Deputi IV Bidang Pembinaan dan Peningkatan Prestasi, Mulyana, mengucapkan terima kasih kepada Emtek grup karena telah berkomitmen untuk menyiarkan Asian Games 2018 untuk masyarakat Indonesia.

Advertisement

Emtek secara resmi memegang hak siar untuk gelaran Asian Games 2018 di Indonesia. Perusahaan yang bergerak di industri media tersebut secara ekslusif akan menyiarkan beragam pertandingan melalui berbagai perangkat, di antaranya layanan televeisi free to air dan berbayar hingga live streaming.

Masyarakat Indonesia pun bisa menyaksikan sejumlah laga pesta olahraga empat tahunan itu melalui layar kaca yang akan ditayangkan secara eksklusif oleh SCTV, Indosiar, O Channel, dan Nexmedia. Adapun untuk berita-berita terkini seputar Asian Games 2018 bisa diakses melalui situs Bola.com dan Liputan6.com

"Kami pemerintah mendukung dan mengucapkan terima kasih kepada Emtek grup. Berkat Emtek, masyarakat Indonesia bisa menyaksikan Asian Games yang digelar di Tanah Air," kata Mulyana dalam konferensi pers, di SCTV Tower, Senayan, Kamis (8/2/2018).

Mulyana pun tidak luput mengajak kepada seluruh elemen di Tanah Air untuk bersinergi menyukseskan Asian Games 2018. Dia berharap bantuan yang diberikan berbagai pihak bisa berdampak positif terkait prestasi yang akan diraih para atlet Indonesia.

"Mengenai persiapan Asian Games, kami berharap bisa mencapai target 10 besar. Kami juga dari pihak pemerintah berharap kepada rekan-rekan media dan seluruh masyarakat untuk mendukung penuh para atlet kita agar bisa menjadi yg terbaik," lanjut Mulyana.

Asian Games 2018 akan digelar di dua kota, yakni Jakarta dan Palembang. Event empat tahunan ini bakal berlangsung pada 18-31 Agustus 2018 dan diikuti lebih dari 19 negara.

 

Berita Terkait