Polri Siapkan Operasi Among Raga saat Penyelenggaraan Asian Games 2018

oleh Ario Yosia diperbarui 02 Mei 2018, 18:28 WIB
Menpora, Imam Nahrawi (kiri) berbincang dengan Kapolri, Jenderal Tito Karnavian saat diskusi persiapan pelaksanaan Asian Games 2018 di Jakarta, Rabu (2/5). Diskusi membahas kemajuan kesiapan sarana maupun infrastruktur. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Bola.com, Jakarta - Kapolri Tito Karnavian menyatakan, meskipun tahun 2018 ini lebih dikenal sebagai tahun politik, namun dirinya yakin pesta Asian Games 2018 akan menjadi semacam cooling system. Masyarakat bisa lebih relaks dengan menyaksikan persaingan ketat berbagai cabang olahraga.

“Masyarakat tidak akan melulu sibuk dengan isu tontonan pertarungan politik dan kekuasaan. Mereka perlu diajak melihat pertarungan perebutan medali. Polri sudah menyiapkan operasi Among Raga untuk mengamankan Asian Games 2018,” ujar Tito dalam sebuah acara diskusi di Le Meridien Hotel, Jakarta, Rabu (2/5/2018).

Advertisement

Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018, Erick Thohir menegaskan bahwa Asian Games 2018 jadi momen penting bagi Indonesia di mata dunia internasional.

“Asian Games 2018 merupakan momen national branding untuk mempromosikan Indonesia. Oleh karena itu, Asian Games 2018 tak hanya berfokus kepada satu daerah saja, melainkan ke seluruh Indonesia. Kita dapat juga memanfaatkan momen penting jelang dan saat Games Times nanti, salah satunya, Indonesia menjadi tuan rumah bagi persatuan kembali Bangsa Korea,” ungkap Erick.

Erick menambahkan pembangunan karakter bangsa memiliki dimensi yang luas. “Termasuk mengikutsertakan partisipasi masyarakat seperti budaya tertib menonton, mengantri, tidak tawuran ketika dan setelah menonton, menggunakan transportasi umum, serta menajaga kebersihan,” tambahnya.

Sementara itu, daam usaha mewujudkan sukses prestasi, pemangku target sukses prestasi, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi mengungkapkan dengan bantuan Wakapolri, sebagai Chef de mission, distribusi hak-hak atlet sudah terlaksana dengan baik sehingga target 10 besar diharapkan akan terpenuhi.

“Saat ini beberapa cabang olahraga sudah sangat sibuk melaksanakan try out, mengirimkan atlet latihan dalam training camp, dan mencoba berbagai arena pertandingan,” jelas Imam.

Berita Terkait