Esports Bakal Dipertandingkan pada Asian Games 2018

oleh Tyo Harsono diperbarui 14 Mei 2018, 19:20 WIB
Pekerja sedang merampungkan pengerjaan logo Asian Games 2018 di Bundaran HI, Jakarta, (17/8/2017), Asian Games mengambil tema Energy Of Asia dan akan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Jakarta - Asosiasi Esports Indonesia (IESPA) mengumumkan lewat akun Facebook-nya, bakal ada enam video game yang akan dipertandingkan pada Asian Games 2018. Hal itu merupakan sebuah terobosan karena sebelumnya Esports tidak diperhitungkan di Asian Games.

Advertisement

Esports atau olahraga elektronik merupakan pertandingan video game yang mempertemukan pemain profesional. Dalam beberapa tahun terakhir, popularitas Esports mulai menyaingi olahraga konvensional.

Hasilnya, Olimpic Council of Asia (OCA) memutuskan bakal resmi memasukkan Esports mulai Asian Games 2022. Namun, enam video games akan masuk ke Asian Games 2018 sebagai bagian dari prosedur OCA.

Terdapat beberapa kriteria yang menjadi syarat sebuah video game dapat menjadi cabang pada Asian Games 2018. Beberapa di antaranya adalah tidak ada unsur kekerasan, adu tembak yang mengarah ke terorisme, dan efek darah.

Dari sejumlah persyaratan tersebut, enam video game resmi dipertandingkan pada Asian Games 2018. Keenam video game tersebut adalah Arena of Valor, League of Legends, Pro Evolution Soccer, Clash Royale, Hearthstone, dan Starcraft.

Setiap negara berhak melakukan kualifikasi mulai 5 hingga 31 Mei 2018. Nantinya, bisa mengajukan wakil untuk Asian Games 2018 ke IESPA selaku induk organisasi resmi Esports di Indonesia.

Sumber: IESPA

Berita Terkait