Penyesalan Buffon soal Insiden dengan Michael Oliver

oleh Juprianto Alexander Sianipar diperbarui 17 Mei 2018, 21:30 WIB
Kiper Juventus, Gianluigi Buffon memprotes wasit Michael Oliver saat bermain di kandang Real Madrid pada leg kedua perempat final Liga Champions, Rabu (11/4). Buffon marah setelaH wasit memberikan hadiah penalti kepada Real Madrid. (OSCAR DEL POZO/AFP)

Bola.com, Turin - Kiper Juventus, Gianluigi Buffon, mengaku bersalah soal insiden dengan Michael Oliver yang berujung kartu merah saat bersua Real Madrid pada laga leg kedua perempat final Liga Champions di Santiago Bernabeu, 12 April 2018.

Advertisement

Buffon bertindak ofensif saat mempertanyakan penalti yang diberikan Oliver kepada Real Madrid. Ketika itu, laga hampir dilanjutkan ke perpanjangan waktu karena Juventus berhasil menyamakan agregat menjadi 3-3.

Namun, gol dari penalti yang dieksekusi Cristiano Ronaldo mengubur mimpi Juventus untuk melangkah ke semifinal Liga Champions. Los Merengues lolos berkat keunggulan agregat 4-3.

"Saya meminta maaf telah berlaku ofensif kepada wasit, karena pada akhirnya dia hanya seorang manusia biasa yang melakukan pekerjaan yang sangat sulit," ujar Buffon saat konferensi pers perpisahan dirinya dengan Juventus pada Kamis (17/5/2018).

"Jika saya melihatnya dua hari setelah kejadian itu, saya bakal memeluk Michael Oliver dan meminta maaf," ia melanjutkan.

Buffon telah memutuskan mengakhiri 17 tahun kiprahnya bersama Juventus. Dalam rentang waktu itu, Buffon berhasil meraih sembilan gelar Serie A, namun belum berhasil meraih gelar Liga Champions.

Sumber: Daily Mail

 

 

Berita Terkait