Valentino Rossi dan Kisah 10 Tahun Puasa Gelar di MotoGP Italia

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 30 Mei 2018, 14:57 WIB
Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, merupakan pebalap terukses pada MotoGP Italia di Sirkuit Mugello dengan koleksi sembilan kemenangan di seluruh kelas. (Bola.com/Twitter/motogp_italia)

Bola.com, Mugello - Balapan MotoGP Italia selalu jadi momen istimewa bagi pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi. Sirkuit Mugello yang menjadi venue balapan selalu didominasi suporter dengan kostum dan atribut kuning yang merupakan warna kebesaran The Doctor. 

MotoGP Italia merupakan balapan kandang bagi Valentino Rossi. Bagi fans di Italia, Rossi adalah raja di MotoGP. Dia juga masih menjadi pembalap tersukses di Mugello, dengan raihan sembilan gelar di semua kategori. 

Advertisement

Dukungan selalu meluap dan sangat intimidatif untuk rival-rival Rossi. Imbas dukungan itu signifikan karena Rossi berhasil mengoleksi tujuh kemenangan di Sirkuit Mugello, bahkan secara beruntun. Sayangnya, rentetan kemenangan tersebut merupakan cerita yang lama tak terulang, tepatnya sudah 10 tahun berlalu. 

Seperti dilansir AS, Rabu (30/5/2018), tampil di depan publik sendiri tak otomatis menjadi keuntungan bagi The Doctor. Rossi kali terakhir menjuarai MotoGP Italia pada 2008. Sejak saat itu, pembalap berusia 39 tahun tersebut paceklik gelar di Mugello.

Setelah juara di MotoGP Italia pada 2008, Rossi telah menambah 18 koleksi kemenangan. Namun, tak ada yang dirayakan di Mugello, yang notabene merupakan balapan kandang baginya.  

Puasa gelar Rossi di Mugello dimulai pada 2009. Balapan dimenangi Casey Stoner, sedangkan Rossi terpaksa puas menempati posisi ketiga.  Bukan hasil yang terlalu buruk, tapi penurunan drastis bagi Rossi setelah raihan tujuh kemenangan beruntun. 

Setelah itu, Valentino Rossi mengalami empat musim yang buruk di MotoGP 2018. Momen terburuk terjadi pada 2010, saat Rossi terjatuh pada latihan bebas kedua, yang berujung patah tulang tibia dan fibula pada kaki kiri. 

 

2 dari 3 halaman

Musim Buruk

Dua musim berikutnya Rossi menjalani musim yang buruk bersama Ducati. Dia hanya finis keenam dan kelima pada MotoGP Italia 2011 dan 2012.  

Kembali ke Yamaha pada 2013 ternyata tak mengubah keberuntungan Rossi di Mugello. Dia malah terjatuh pada lap pertama karena clash dengan Alvaro Bautista. Pembalap yang identik dengan nomor 46 tersebut gagal finis di depan publik sendiri. 

Tren positif terlihat pada 2014 dan 2015, saat The Doctor selalu naik podium, tepatnya di posisi ketiga. Namun, pada 2016 kesialan kembali menghantam Rossi. 

The Doctor mengalami momen yang menyesakkan. Untuk kali pertama dalam delapan tahun dia meraih pole di Mugello, bersaing dengan Jorge Lorenzo demi meraih kemenangan, tapi berakhir tragis. Mesin motor M1 miliknya jebol, sesuatu yang sangat jarang terjadi. Fans Rossi hanya bisa terdiam.  

Pada musim lalu, lagi-lagi tak ada pesta bagi Rossi di Mugello. Dia hanya mampu finis di posisi keempat. 

Bagaimana kans Rossi menyudahi puasa gelar di MotoGP Italia pada balapan Minggu (3/6/2018)? Jika melihat performanya yang masih inkonsisten hingga seri kelima, Rossi tampaknya harus berjuang keras supaya bisa kembali berpesta bersama pendukung fanatiknya di Mugello. 

 

3 dari 3 halaman

Rekam Jejak Rossi di MotoGP Italia

(Kelas 500cc dan MotoGP)

2000: Posisi ke-12

2001: Gagal Finis

2002: Juara

2003: Juara

2004: Juara

2005: Juara

2006: Juara

2007: Juara

2008: Juara

2009: Posisi ke-3

2010: Absen Balapan karena cedera

2011: Posisi ke-6

2012: Posisi ke-5

2013: Gagal Finis

2014: Posisi ke-3

2015: Posisi ke-3

2016: Gagal Finis

2017: Posisi ke-4

 

Berita Terkait