Alfredo Vera Out dari Persebaya, Bejo Ditunjuk sebagai Caretaker

oleh Ario Yosia diperbarui 02 Agu 2018, 00:37 WIB
Pelatih Persebaya Surabaya, Angel Alfredo Vera memberikan arahan kepada timnya saat melawan Persija Jakarta pada laga Gojek Liag 1 bersama Bukalapak di Stadion PTIK, Jakarta (26/6/2018). Persija dan Persebaya bermain imbang 1-1. (Bola.com/Nick Hanoatubun)

Bola.com, Surabaya - Alfredo Vera akhirnya tak kuat juga menghadapi tekanan dari bonek. Pelatih asal Argentina tersebut resmi mundur dari jabatannya pada Rabu (8/8/2018)

Keputusan menepi dari Tim Bajul Ijo disampaikan secara resmi oleh Alfredo setiba dari pertandingan tandang melawan Perseru Serui.

Advertisement

Alfredo agaknya tahu diri sulit bertahan lebih lama lagi, tidak lepas dari hasil negatif yang diraih Persebaya dalam tiga pertandingan terakhir. Sebagai gantinya, Green Force menunjuk asisten pelatih Bejo Sugiantoro menjadi caretaker.

Legenda hidup Persebaya yang mengantarkan Green Force juara Divisi Utama (kini Liga 1) pada 2004 itu, diharapkan bisa mengangkat performa tim.

 

”Sebagai profesional, saya selalu siap dengan segala risiko dan konsekuensi dari pekerjaan saya. Demi kebaikan tim, demi kebaikan Persebaya, dan demi kebaikan seluruh masyarakat Surabaya, saya menyampaikan kepada Presiden Klub bahwa saya mengundurkan diri. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas segala kebaikan yang telah saya terima, dan semoga kita semua tetap bisa terus menjalin hubungan baik ini,” kata Alfredo seperti yang diutip dari situs resmi klub.

 

 Rapor Alfredo pada awal musim Gojek Liga 1 bersama Bukalapak sebenarnya terbilang apik. Sebagai tim promosi, sampai pekan ketujuh, Persebaya masih bertengger di posisi keempat.

Sayang, rentetan cedera yang menghantam pemain kunci Persebaya membuat peruntungan Alfredo berbalik.

Saat ini, Persebaya menduduki peringkat ke-15 dengan 22 poin. Terpaut 10 poin dari pemuncak klasemen Persib Bandung. Dengan 16 pertandingan tersisa, peluang Persebaya untuk memperbaiki posisi, bahkan menembus papan atas, sebenarnya masih terbuka. Namun, demi menjaga kenyamanan tim, Alfredo memutuskan mundur.

”Saya telah bertemu langsung dengan Coach Alfredo, mendiskusikan situasi yang terjadi secara terbuka dan baik-baik. Coach secara gentleman menyampaikan pengunduran dirinya, dan saya sangat apresiasi terhadap profesionalitasnya dalam menghadapi situasi ini. Saya juga menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya.

Saya akan terus mengingat jasanya membantu menyelamatkan Persebaya tahun lalu, menjadi juara Liga 2 dan kembali ke Liga 1. Bagaimana pun dia pernah menjadi bagian penting dalam sejarah klub bersejarah ini. Saya berharap semua pihak juga terus mengenang jasa tersebut,” ujar Presiden klub Persebaya Azrul Ananda.

Bejo, legenda Persebaya, akan mengambil alih peran Alfredo. Mulai Kamis (2/8/2018) ini, ia akan memimpin latihan Green Force.

Dengan jadwal pertandingan yang mepet, melawan Persela Minggu (5/8/2018), lalu Barito Putera pada (12/8/2018), Bejo menjadi pilihan terbaik untuk caretaker. Setelah melawan Barito, liga akan break satu bulan bersamaan dengan penyelenggaraan Asian Games 2018. Masa itu, bisa dimanfaatkan manajemen Persebaya Surabaya untuk menyusun langkah-langkah yang lebih strategis.