Greysia / Apriyani Tumbang, Indonesia Tanpa Gelar di Kejuaraan Dunia 2018

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 04 Agu 2018, 12:35 WIB
Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, takluk dari ganda Jepang, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara, pada semifinal Kejuaraan Dunia 2018, di Nanjing, Sabtu (4/8/2018). (PBSI)

Bola.com, Nanjing - Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, gagal melangkah ke final Kejuaraan Dunia 2018. Meladeni ganda Jepang, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara, pada semifinal di Youth Olympic Sports Complex, Nanjing, China, Sabtu (4/8/2018). Greysia/Apriyani takluk 12-21, 21-23.

Ini merupakan pertemuan pertama Greysia/Apriyani dan Matsumoto/Nagahara. Pada gim pertama, Greysia/Apriyani masih menyesuaikan diri dengan pola permainan lawan yang menyerang.

Advertisement

Serangan-serangan Matsumoto/Nagahara menyulitkan Greysia/Apriyani sehingga banyak poin diraih Matsumoto/Nagahara pada gim pertama. Permainan Greysia/Apriyani sulit berkembang.

Pada gim kedua, Greysia/Apriyani mulai menemukan pola permainan yang sesuai. Greysia/Apriyani sempat balik memimpin 14-12. Namun konsistensi pasangan Jepang tersebut patut diacungi jempol.

Meskipun pertahanan mereka sempat diacak-acak Greysia/Apriyani, Matsumoto/Nagahara tetap berusaha mengontrol keadaan dan keluar dari tekanan.

Peluang kembali terbuka saat Greysia/Apriyani memaksakan terjadinya setting pada kedudukan 20-20. Lagi-lagi serangan-serangan Matsumoto/Nagahara yang begitu bertubi-tubi menyulitkan pasangan Indonesia.

Dengan hasil ini, Jepang memastikan medali emas ganda putri di Kejuaraan 2018. Di final, Minggu (5/8/2018), Matsumoto/Nagahara akan bertemu sesama pasangan Jepang, antara Yuki Fukushima/Sayaka Hirota atau Shiho Tanaka/Koharu Yonemoto. 

Sementara itu, Indonesia dipastikan pulang dengan tangan hampa dari Kejuaraan Dunia 2018. Greysia Polii/Apriyani Rahayu merupakan satu-satunya harapan Indonesia di babak semifinal dan telah dipastikan angkat koper.