Arema Bungkam Madura United, Milan Petrovic Belum Puas

oleh Iwan Setiawan diperbarui 17 Sep 2018, 19:20 WIB
Arema FC mengalahkan Madura United 2-0, Senin (17/9/2018) di Stadion Kanjuruhan, Kab. Malang. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Setelah empat pertandingan sebelumnya gagal menang, Arema FC akhirnya berpesta pada Senin sore (17/9/2018) di Stadion Kanjuruhan. Arema berhasil menekuk Madura United dua gol tanpa balas. Dua gol Arema dicetak oleh Makan Konate dan Dedik Setiawan.

Kemenangan ini sekaligus mengakhiri rekor positif dari Madura United. Sebelum datang ke Malang, Madura tidak tersentuh kekalahan dalam delapan pertandingan.

Advertisement

“Tentu saya senang bisa memetik kemenangan dan mengakhiri rekor Madura United. Meskipun dalam performa tim, Arema belum sempurna,” kata pelatih Arema, Milan Petrovic.

Pelatih asal Slovenia ini melihat Arema kurang garang karena faktor lawan yang dihadapi. Arema beruntung pada pengujung pertandingan bisa mencetak gol lewat eksekusi penalti Makan Konate.

“Sebenarnya kami bisa mengakhiri pertandingan lebih cepat jika dua peluang emas pada babak kedua berbuah gol. Tapi tidak masalah, karena Dedik bisa mencetak gol tambahan setelah dua peluang itu terlewatkan,” jelas pelatih 57 tahun tersebut.

Milan menambahkan, ia melakukan perubahan skema pada babak pertama dan kedua. Pada awal pertandingan, dia menginstruksikan anak buahnya lebih menekan. Milan ingin membangkitkan mental anak buahnya dengan gol cepat. 

“Setelah unggul, babak kedua kami bicara dengan pemain untuk mengubah skema. Lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik. Dan itu berhasil,” imbuhnya.

Pada babak kedua, Madura United memang ingin mengejar skor sehingga banyak pemain yang maju untuk menggempur pertahanan Arema. Celah itu dimanfaatkan untuk serangan balik. 

“Terpenting sekarang bisa membuat tim ini sedikit rileks. Sekarang waktunya bangkit untuk memperbaiki posisi di klasemen,” lanjut dia.

Tambahan tiga poin ini membuat Arema naik ke posisi 11 dengan nilai 28.